Rabu 25 Dec 2019 00:26 WIB

Natal, Ini Pesan Ketua DPR untuk TNI/Polri dan Masyarakat

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pesan untuk TNI/ Polri dan masyarakat.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan
Ketua DPR RI Puan Maharani
Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Ketua DPR RI Puan Maharani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Puan Maharani meminta agar Polri dan TNI tingkatkan pengamanan jelang Natal. Sinergitas keduanya dinilai diperlukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat kristiani yang akan melaksanakan ibadah perayaan Natal.

"DPR mendorong Polri dan bila dibutuhkan meminta bantuan TNI untuk meningkatkan keamanan dengan menempatkan personil-personilnya di gereja-gereja dan titik-titik yang rawan terjadi kejahatan maupun kecelakaan, sehingga perayaan Natal 2019 maupun liburan menjelang Tahun Baru 2020 dapat berjalan dengan aman dan nyaman," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/12).

Baca Juga

Puan juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga toleransi antarumat beragama. Dengan demikian diharapkan Natal 2019 dapat berjalan dengan kondusif, aman, dan lancar. "Pemerintah harus menjamin hak seluruh warga negara untuk merayakan hari besar agamanya sesuai perintah konstitusi," ujarnya.

Puan juga mengucapkan selamat Natal kepada umat kristiani. Ia berharap perayaan natal tahun ini berlangsung khidmat dan lancar. "Serta menjadi momentum untuk menyebarkan damai sejahtera dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan sudah memetakan sejumlah daerah prioritas dalam Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020. Sebanyak 100 ribu personel akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan di penghujung tahun di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Idham Azis berpesan agar anggota TNI/Polri membangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat agar pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan kondusif. Sebab, menurutnya TNI/Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam hal ini.

"Perlu bantuan dari masyarakat serta instansi terkait. Komunikasi merupakan kunci dasar dalam suatu hubungan," kata Kapolri Idham, Senin (23/12).

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan sinergitas merupakan modal dasar menjaga NKRI. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI dan Polri dari tingkat atas sampai paling bawah dapat menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kepada jajaran Polda Sulut dan Kodam XIII/Merdeka agar selalu menciptakan rasa aman dan damai di daerah ini. Kemudian sweeping merupakan tugas Polri sehingga masyarakat atau instansi lain tidak melakukan hal tersebut," pesan Panglima Hadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement