Jumat 13 Dec 2019 16:47 WIB

Kelompok Teror Poso Dilaporkan Serang Polisi dan Warga

Kelompok teror Poso adalah sisa Mujahidin Indonesia Timur yang di hutan.

Serangan pelaku teror di Poso mengakibatkan satu personel polisi meninggal dunia. Foto ilustrasi penyerangan.
Foto: Reuters/Joshua Lott
Serangan pelaku teror di Poso mengakibatkan satu personel polisi meninggal dunia. Foto ilustrasi penyerangan.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIGI— Sekelompok orang tak dikenal diduga adalah pelaku teror yang bersembunyi di hutan-hutan Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, dilaporkan menyerang personel Operasi Tinombala dan warga Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. 

Serangan bersenjata yang terjadi usai Shalat Jumat sekitar pukul 12.30 WIT itu, menyebabkan seorang personel polisi meninggal dunia.

Baca Juga

Belum ada konfirmasi resmi mengenai peristiwa ini dari pihak kepolisian, baik Kapolres Parigi Moutong maupun Kabid Humas Polda Sulteng yang coba dihubungi melalui telepon genggam.

"Saya belum dapat informasi yang pasti Mas, karena saat ini masih ditelusuri tim Operasi Tinombala Polda Sulteng," kata Kapolres Parigi, AKBP Zulham Effendy Lubis.

Namun, salah satu media daring di Kota Palu, www.logisnews.net menyebutkan bahwa anggota Polri yang gugur bernama Bharatu Saiful, dari Brimob Polda Sulteng.

Operasi Tinombala yang melibatkan personel Polri dan TNI hingga saat ini terus melakukan kegiatan untuk mengejar sisa-sisa pelaku teror dari anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT).

"Masih ada sembilan orang DPO pelaku teror yang sedang dikejar Tim Operasi Tinombala," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, beberapa waktu lalu.

 

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement