Rabu 11 Dec 2019 08:00 WIB

Linmas Sukabumi Didorong Tanggap Bencana

Linmas memegang peranan penting dalam membantu penanganan bencana di lapangan

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Christiyaningsih
Linmas memegang peranan penting dalam membantu penanganan bencana di lapangan. Ilustrasi.
Linmas memegang peranan penting dalam membantu penanganan bencana di lapangan. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Keberadaan perlindungan masyarakat (Linmas) dinilai memegang peranan penting dalam membantu aparat Polri/TNI. Salah satunya dalam membantu penanganan bencana di lapangan.

Terlebih dalam sepekan terakhir ini banyak kejadian bencana yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan. "Linmas tidak hanya menjaga kegiatan seperti hajatan, melainkan lebih besar yakni misalnya membantu penanganan bencana," ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Rabu (11/12).

Baca Juga

Penekanan ini juga sebelumnya dilakukan saat pelantikan Kasat Linmas Kecamatan dan Kelurahan se wilayah Kota Sukabumi periode 2019-2023, Senin (9/12) lalu. Pelantikan itu dibarengi dengan pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan satuan perlindungan masyarakat angkatan ke-1 tahun 2019.

Menurut Fahmi, ada sejumlah kriteria yang harus dimiliki Satlinmas yakni warga negara Indonesia dan memiliki keterampilan. Selain itu perlu kemampuan memadai di lapangan, kemampuan menangani bencana, meminimalisir bencana, dan menekan korban bencana.

Intinya, kata Fahmi, keberadaan linmas menjadi bagian tak terpisahkan dengan pemda dan pada saat musibah harus hadir. Terlebih pada beberapa hari terakhir terdapat 26 titik musibah banjir dan longsor karena intensitas hujan tinggi. Kondisi cuaca ekstrem akan terus terjadi ke depan sehingga kesiapsiagaan harus ditingkatkan.

Linmas juga hendaknya menjaga ketertiban dan keamanan. Fahmi mengatakan Linmas harus mendukung visi Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah). "Pembangunan kondusif butuh dukungan dari anggota linmas di wilayah. Mari sama-sama kolaborasi dan tingkatkan kemampuan," ungkap dia.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan kasus bencana di musim hujan yang paling rawan terjadi adalah banjir atau genangan air dan longsor. Maka seluruh elemen warga harus meningkatkan kewaspadaan menghadapinya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement