Selasa 10 Dec 2019 15:57 WIB

Puluhan Angkot Kena Razia Satlantas Polresta Depok

Angkot yang terjaring dalam operasi Penling hanya dikenai teguran saja.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Andi Nur Aminah
Angkot Depok (ilustrasi)
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Angkot Depok (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Puluhan angkutan kota (Angkot) terkena razia Penerangan Keliling (Penling) Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel)? Satlantas Polresta Depok. "Angkot tersebut diamankan karena pengemudi tidak tertib menggunakan sabuk pengamanan," kata Kanit Kamsel Satlantas Polresta Depok, Iptu Nanang Wahyu di Mapolresta Depok, Selasa (10/12).

Nanang mengutarakan angkot yang terjaring dalam operasi Penling hanya dikenai teguran saja. "Ada 20 angkot yang kita tegur lantaran tidak melakukan tertib berlalulintas yaitu tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang yang duduk di depan," terangnya.

Baca Juga

Menurut Nanang, tujuan kegiatan Penling ini adalah terkait etika dan tertib berlalulintas di jalan. "Sebagai daerah Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) Jalan Margonda menjadi percontohan bagi kendaraan yang tertib tidak hanya kendaraan pribadi juga angkot," tuturnya.

Dia mengungkapkan, sasaran Penling ini selain etika dan tertib berlalulintas juga bagi pejalan kaki yang yang menyebrang jalan dan ojek online (Ojol) tidak memarkirkan kendaraan di sembarang tempat.

"Kami juga memberikan penyuluhan terhadap pengemudi ojek online didampingi Polwan langsung di lokasi agar jangan memarkirkan kendaraan di bahu jalan sehingga memakan sebagian jalan dapat berpotensi kemacetan akibat jalan yang terpotong menjadi sempit," ungkap Nanang.

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan kegiatan Penling ini adalah program dari unit Kamsel berguna membuat lebih tertib Lagi pengendara di jalan. "Sejak dini pengendara sudah tertib berlalulintas dengan demikian angka kecelakaan akan dapat ditekan. Selain itu jadilah pelopor berlalulintas demi terwujudnya Kamtertibcarlantas dan stop kecelakaan," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement