REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Angin kecang kembali menyapu wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bencana ini mengakibatkan sejumlah rumah rusak ringan dan pohon tumbang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, angin kecang terjadi di wilayah Kecamatan Mungkin, Mertoyudan, Borobudur, Salam, Muntilan, Ngluwar, Sawangan, Tempuran, dan Kecamatan Srumbung. Dampak kejadian angin kencang tersebut, sebanyak 13 rumah rusak ringan dan 1 orang luka ringan.
"Ada dua rumah rusak ringan, yakni di Dusun Jetis, Desa Rambeanak, dan rumah milik warga Dusun Bojong Kojor, Desa Bojong," ujar Edy, Ahad (8/12).
Selain itu pohon tumbang juga menutup akses jalan, yakni Dusun Citran Desa Paremono, Dusun Batikan Desa Pabelan, Dusun Blabak Desa Mungkid. Kemudian di Kecamatan Mertoyudan angin kencang melanda Desa Donorejo, Deyangan, Jogonegoro, dan Kalinegoro.
Di wilayah ini beberapa pohon tumbang menutup akses jalan. Di Kecamatan Borobudur angin kecang terjadi di dua desa, yakni Desa Tanjungsari dan Giripurno.
Di Desa Giripurwo terdapat dua rumah warga Dusun Jombor rusak ringan. Selanjutnya di Kecamatan Ngluwar bencana angin kencang melanda Desa Ngluwar dan Blongkeng. Di Desa Ngluwar terdapat tiga rumah rusak, sedangkan di Desa Blongkeng terdapat satu rumah rusak. Di Kecamatan Sawangan angin kencang merusak tiga rumah di Desa Mangunsari.