REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengklaim kinerja Ombudsman RI
selama ini tidak efektif. Mahfud menganggap hasil rekomendasi Ombudsman justru dianggap ibarat angin lalu.
"Berdasarkan catatan saya baik orang yang aktif di pemerintah di pengadilan sebagai akademisi dan pegiat LSM, dalam belasan tahun atau dalam sekian tahun berdirinya ombudsman ini belum efektif," katanya pada wartawan usai menghadiri kegiatan Penyerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2019 yang diselenggarakan Ombudsman, Rabu (27/11).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengingatkan Ombudsman bukan musuh dari pemerintah. Menurutnya, institusi pemerintahan mestinya bersyukur lantaran ada lembaga yang bertugas mengawasi supaya tidak keluar jalur.
"Ombudsman itu dulu dibentuk agar kalau ada rakyat tidak mampu menjangkau pemerintah dan pejabat, karena birokrasi yang berbelit padahal hak-haknya dilanggar, dia bisa minta bantuan dan melapor ke Ombudsman," ujar Mahfud.
Ia menegaskan peran Ombudsman sebagai jembatan antara rakyat dengan pemerintah. Selain itu, Ombudsman bisa memberi solusi berupa rekomendasi yang objektif.
"Ombudsman itu yang kemudian memberi jalan penyelesaian yang sifatnya bukan peradilan tetapi rekomendasi penyelesaian. Yang objektif. Sudah bagus tapi kurang efektif sampai saat ini," ucap Mahfud.




