Selasa 05 Nov 2019 04:19 WIB

Jadwal Berubah, Waktu Tempuh Kereta Ekonomi Jadi Lebih Cepat

KA ekonomi yang lebih cepat karena penggunaan rel double trek di wilayah Madiun.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih
Penumpang menunjuk jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) jarak Jauh di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019).
Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Penumpang menunjuk jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) jarak Jauh di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan perubahan grafik perjalanan kereta (Gapeka) 2019 mulai 1 Desember 2019. Menurut Deputy Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung Hendra Wahyono, dengan perubahan itu, perjalanan kereta api ekonomi menjadi lebih cepat. Misalnya, KA Pasundan dan KA Kahuripan lebih cepat dari sebelumnya.

Menurut Hendra, perubahan Gapeka 2019 berdampak pada berkurangnya waktu tempuh KA ekonomi. Sementara KA komersial tidak mengalami perubahan signifikan.

Baca Juga

"Waktu tempuh ada yang lebih cepat. Misalnya KA Pasundan relasi Bandung Kiaracondong ke Surabaya Gubeng mulai 1 Desember 2019 akan mengalami pengurangan waktu tempuh sebesar 82 menit dari sebelumnya 16 jam 7 menit menjadi 14 jam 45 menit. Memang untuk Gapeka 2019 ini, KA ekonomi yang lebih diuntungkan," ujar Hendra di Kantor Daop 2 Bandung, Kota Bandung, Senin (4/11).

Menurutnya, waktu tempuh KA ekonomi yang lebih cepat karena penggunaan rel ganda di wilayah Madiun, atau Daop 5. Ini menjadi kabar gembira, karena selama ini KA ekonomi perlu membutuhkan waktu tempuh lebih lama ketimbang KA komersial.

"KA ekonomi kan biasanya selalu mengalah berhenti dulu kalau berpapasan dengan kereta lain. Dengan double trek ga perlu berhenti lagi," katanya.

Diketahui, perubahan Gapeka 2019 ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan No KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI (Persero).

Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan. Edi menambahkan bahwa masyarakat bisa memesan tiket pada tanggal 1 November 2019 untuk keberangkatan tgl 1 Desember 2019 dan  seterusnya secara bertahap di semua kanal pembelian.

“Saya menghimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket. Tujuannya agar tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019,” ujar Edi.

Selain perubahan jadwal, kata dia, ada perpanjangan relasi KA. Yakni, KA Argo Wilis dan Turangga sebelumnya  Bandung - Surabaya Gubeng pp kini menjadi Gambir - Bandung - Surabaya Gubeng  pp. Kemudian, KA Mutiara Selatan sebelumnya Bandung - Surabaya Gubeng - Malang pp kini menjadi  Gambir  - Bandung - Surabaya Gubeng - Malang pp. Terakhir, KA Malabar sebelumnya Bandung - Malang pp kini menjadi Pasar Senen - Bandung - Malang pp.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement