Rabu 04 Sep 2019 00:25 WIB

Mahasiswi Unand Ditemukan Gantung Diri

Polisi masih menyelidiki kemungkinan lain penyebab kematian mahasiswi Unand

Bunuh diri/ilustrasi
Foto: Max Pixel
Bunuh diri/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Mahasiswi Universitas Andalas (Unand) berinisial MA (19 tahun) ditemukan tergantung di sebuah rumah kos di Jalan Kapalo Koto Nomor 48 Pauh, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) pada Selasa (3/9) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Peristiwa ini diketahui pertama kali ketika teman korban bernama Intan (19) masuk kamar, saat ia membuka pintu terlihat korban sudah tergantung di jendela kamar," ujar seorang saksi Yuni Fitria (36 tahun), di Padang, Selasa (3/9).

Baca Juga

Setelah itu teman sekamar korban tersebut memberitahunya, dan ia langsung melaporkan kejadian pada ketua RT setempat. Mahasiswi jurusan Administrasi Negara Semester Tiga itu diketahui berasal dari Jambi.

Sementara Intan menerangkan saat itu ia melihat kamar dalam keadaan gelap, dan berpikir tidak ada orang di dalam. Saat ia membuka kunci kamar ia dikagetkan karena mendapati korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Tak lama berselang, polisi mendatangi lokasi kejadian usai mendapat laporan masyarakat, dan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Pada pukul 22.00 WIB, sejumlah teman-teman serta kerabat korban sudah berada di rumah sakit untuk menjenguk.

Peristiwa itu saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

"Untuk indikasi-indikasi dan lainnya masih dalam penyelidikan kami," kata Kapolsek Pauh Kompol Hamidi.

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement