Sabtu 17 Aug 2019 16:50 WIB

AHY Harap Program Pemerintah Fokus ke Generasi Muda

AHY berharap generasi muda, seluruh rakyat Indonesia semakin baik kehidupannya

Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Joko Widodo, putranya Gibran Rakabuming Raka, cucu Jan Ethes Srinarendra, dan istri dari AHY Annisa Pohan di Istana Negara saat peringatan Kemerdekaan Indonesia, Sabtu (17/8).
Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Joko Widodo, putranya Gibran Rakabuming Raka, cucu Jan Ethes Srinarendra, dan istri dari AHY Annisa Pohan di Istana Negara saat peringatan Kemerdekaan Indonesia, Sabtu (17/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Putra Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhyono berharap program pemerintah dalam lima tahun ke depan fokus pada generasi muda.

"Kita punya bonus demografi, generasi muda kita juga tebal jumlahnya, banyak, maka tidak ada cara lain selain mempersiapkan mereka dengan berbagai kemampuan termasuk kapasitas untuk menghadapi berbagai tantangan dan peluang di abad 21 khususnya dalam menghadapi revolusi industri gelombang keempat," kata Agus Harimurti Yudhyono(AHY) di lingkungan Istana Merdeka Jakarta, Sabtu (17/8)

Agus menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. Agus bersama istrinya, Annisa Pohan, mengenakan pakaian adat dari Sumatera Barat berwarna hijau.

"Sesuai dengan tema dalam mengangkat 74 tahun Indonesia, SDM Unggul Indonesia Maju, saya tentu berharap generasi muda, seluruh rakyat Indonesia semakin baik kehidupannya, semakin berkualitas dan juga semakin unggul memiliki kapasitas, daya saing, untuk bisa memenangkan persaingan global di abad 21," kataAHY.

Ia pun menilai bahwa slogan sumber daya manusia Indonesia Maju juga adalah agar Indonesia tidak hanya sekedar menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Tapi juga menjadi 'global player', pemain global sebagai aktor yang penting dalam percaturan dunia hanya bisa dilakukan jika Indonesia diawaki oleh generasi yang memiliki berbagai keunggulan. Jadi saya sangat mendukung upaya negara, pemerintah dalam meningkatkan kualitas Indonesia," ungkap AHY.

Namun AHY menolak untuk berkomentar mengenai menteri muda yang akan diangkat oleh Presiden dalam pemerintahan 2019-2024.

"Saya tidak mau komentar itu dulu ya (mengenai menteri muda), saya ingin fokusnya di acara ulang tahun Indonesia, nanti saja deh ngomongin itunya," kata AHY.

Mengenai ketidakhadiran Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhyono (SBY), AHY menjelaskan bahwa SBY sedang menjaga ibunya, Siti Habibah, yang sedang sakit.

"Pak SBY saat ini sedang mendampingi ibundanya, eyang kami, yang masih berada di ICU, di rumah sakit di wilayah Cibubur. Karena memang kondisinya yang cukup kritis tapi mohon doanya semoga bisa lebih stabil dan kemudian bisa lebih sehat lagi," ungkap AHY.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement