Selasa 02 Jul 2019 13:11 WIB

Bamsoet: DPD Golkar DKI Diancam

DPD Golkar DKI mencabut dukungan untuk Bamsoet.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Teguh Firmansyah
Ketua DPR Bambang Soesatyo menerima kehadiran pengurus Partai Golkar tingkat II kabupaten Riau dan Maluku Tenggara di ruangannya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/7).
Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Ketua DPR Bambang Soesatyo menerima kehadiran pengurus Partai Golkar tingkat II kabupaten Riau dan Maluku Tenggara di ruangannya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Bamsoet menyebut pencabutan dukungan DPD Partai Golkar DKI Jakarta terhadap dirinya lantaran mendapat ancaman dari pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Rizal Mallarangeng.

"Saya kasihan sama adik-adik saya di DKI karena diancam Plt sehingga terpaksa mereka melakukan hal itu," kata Bamsoet, di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (2/7).

Baca Juga

Sejumlah DPD Partai Golkar dari sejumlah daerah hari ini memberikan dukungan kepada Bamsoet untuk maju menjadi ketua umum Partai Golkar.  Ia mengapresiasi dan menerima dukungan-dukungan tersebut dengan baik. Bamsoet berharap ancaman yang dilakukan Plt tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Buat saya sih tidak masalah yang penting bukan verbalnya tapi hati nuraninya. Karena pada saat pemilihan nanti kan nanti tertutup walaupun dukungan-dukungan di situ penting untuk kita mengukur sejauh mana kita dibutuhkan," jelasnya.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta menegaskan mencabut dukungan bagi Bambang Soesatyo (Bamsoet). DPD Golkar DKI Jakarta pun menegaskan dukungannya bagi Ketua Umum Golkar saat ini, Airlangga Hartarto.

"Kami DPD Golkar DKI Jakarta solid, mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum," kata Plt Ketua DPD DKI Rizal Mallarangeng di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (30/6).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement