Kamis 21 Mar 2019 16:23 WIB

Presiden Lantik Dua Hakim Konstitusi

Tantangan dua hakim konstitusi terpilih yakni menangani sengketa pemilu 2019.

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani
Ketua DPR Bambang Soesatyo (ketiga kiri) bersama wakil ketua Fadli Zon (kiri), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Utut Adianto (kanan) berfoto bersama Hakim Mahkamah Konstitusi terpilih Wahiddudin Adams (kedua kiri) dan Aswanto (ketiga kanan) pada rapat paripurna Pembahasan dan Pengambilan Keputusan Calon Hakim MK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Ketua DPR Bambang Soesatyo (ketiga kiri) bersama wakil ketua Fadli Zon (kiri), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Utut Adianto (kanan) berfoto bersama Hakim Mahkamah Konstitusi terpilih Wahiddudin Adams (kedua kiri) dan Aswanto (ketiga kanan) pada rapat paripurna Pembahasan dan Pengambilan Keputusan Calon Hakim MK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dua hakim konstitusi dan seorang duta besar Indonesia untuk Nigeria, pada Kamis (21/3). Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 32/P tahun 2019 tentang pengangkatan hakim konstitusi, dua orang yang dilantik adalah Prof. Dr. Aswanto dan Dr. Wahidudin Adams. Sementara menurut Keppres nomor 33/P tahun 2019 tentang pengangkatan dubes luar biasa dan berkuasa penuh (LBPP), Presiden mengangkat Dr H Usra Harahap untuk bertugas di Nigeria.

Dua hakim konstitusi terpilih menghadapi tantangan cukup berat yakni menangani sengketa pemilu 2019. Sebelumnya, sebelas calon hakim sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi III DPR RI pada Rabu (6/2) hingga Kamis (7/2). Mereka juga dinilai para panel ahli, di antaranya Harjono, Maria Farida Indrati, Eddy OS Hiariej dan Maruarar Siahaan.

Adapun yang menjadi calon hakim adalah Hestu Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciads Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M Galang Asmara, Wahiduddin Adams, Refly Harun, Aswanto, Ichsan Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta dan Sugianto. Akhirnya, Aswanto dan Wahiduddin terpilih dan diumumkan DPR RI pada Selasa (12/3).

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement