Rabu 06 Mar 2019 07:37 WIB

Sejumlah Wilayah di Madiun Dilanda Banjir

Anak sungai Madiun meluap setelah hujan deras mengguyur selama berjam-jam di Madiun.

Pengendara melintasi jalan yang terendam banjir di Sendangrejo, Madiun, Jawa Timur, Selasa (5/3/2019). Luapan sejumlah anak sungai Madiun yang disebabkan hujan deras mengakibatkan beberapa wilayah di daerah itu terendam.
Foto: ANTARA FOTO/Siswowidodo
Pengendara melintasi jalan yang terendam banjir di Sendangrejo, Madiun, Jawa Timur, Selasa (5/3/2019). Luapan sejumlah anak sungai Madiun yang disebabkan hujan deras mengakibatkan beberapa wilayah di daerah itu terendam.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dilanda banjir akibat luapan anak Sungai Madiun pada Selasa (5/3) sore hingga Rabu dini (6/3) hari. Anak sungai itu meluap setelah hujan deras mengguyur selama berjam-jam di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi, sejumlah wilayah yang dilanda banjir tersebut di antaranya beberapa desa di Kecamatan Saradan, Gemarang, Pilangkenceng, Madiun, dan sejumlah titik lokasi di Caruban. Air menggenangi ruas-ruas jalan dan permukiman penduduk di sejumlah titik di kecamatan tersebut.

Banjir terparah terjadi di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan. Bahkan di sejumlah titik, air masuk ke rumah warga dengan ketinggian air berkisar antara satu hingga tiga meter.

"Kami sudah melapor ke Pak Asisten untuk penanganan banjir. Saat ini masih didata rumah warga yang terdampak," ujar Camat Saradan, Setiyono saat dihubungi wartawan, Rabu.

Bahkan, banjir juga mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Madiun-Surabaya tepatnya di titik Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan. Ketinggian air yang menggenang di titik tersebut berkisar antara 30 cm hingga 60 cm, tetapi dilaporkan mulai surut.

Petugas kepolisian dari Polres Madiun mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Madiun-Surabaya. Pengguna jalan, terlebih mobil dan motor diminta untuk menunggu beberapa saat karena biasanya air yang menggenang tersebut berangsur surut seiring dengan meredanya hujan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement