Ahad 20 Jan 2019 12:35 WIB

Kunjungan Wisatawan Asing ke Riau Naik 30 Persen

Jumlah tersebut melebihi target tahun sebelumnya.

Objek wisata Istana Aseraiyah Hasyimiah atau yang kerap disebut Istana Siak, di Kabupaten Siak, Riau.
Foto: Antara/FB Anggoro
Objek wisata Istana Aseraiyah Hasyimiah atau yang kerap disebut Istana Siak, di Kabupaten Siak, Riau.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama tahun 2018 ke Provinsi Riau mencapai 146.935 orang, atau naik 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Riau, di Pekanbaru, Ahad (20/1), kunjungan turis dari luar negeri menunjukan tren kenaikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2016 tercatat  66.130 orang, dan 2017 naik hinga mencapai 91.484 orang.

Dari hasil rekapitulasi data kunjungan wisman terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2018, berdasarkan pintu masuk utama yakni, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sebanyak 127.639 orang. Kemudian di pelabuhan Kota Dumai 12.909 orang, Kabupaten Bengkalis 5.225 dan Kabupaten Kepulauan Meranti 1.162 orang. Total jenderal mencapai 146.935 wisman.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Fahmizal Usman, memaparkan jumlah wisman yang masuk melalui pintu utama bandara SSK II, pada Januari sebanyak 12.511, Februari 9.847, Maret 12.052, April 10.068, Mei 9.262, Juni 12.714, Juli 10.983, Agustus 9.768, September 9.260, Oktober 9.558, November 11.996, Desember 9.620 orang. Sehingga jumlah seluruhnya adalah 127.639  wisman.

Kemudian, pintu masuk pelabuhan kota Dumai, Januari 765 orang, Februari 1.122, Maret 968, April 720, Mei 560, Juni 3.107, Juli 684, Agustus 1.461, September 801, Oktober 544, November 716, Desember 1.461 orang. Totalnya 12.909 pengunjung.

Selanjutnya, pelabuhan Bengkalis, pada bulan Januari tercatat 524, Februari 532, Maret 349, April 301, Mei 349, Juni 1.044, Juli 433, Agustus 383, September 236, Oktober 234, November 319, Desember 521 orang. Jumlah seluruhnya 5.225 wisman.

Ditambah lagi melalui pintu masuk pelabuhan Kabupaten Kepulauan Meranti, bulan Januari tercatat 34 orang, Februari 168, Maret 91, April 61, Mei 36, Juni 353, Juli 47, Agustus 113, September 45, Oktober 53, November 77, Desember 84 orang. Totalnya mencapai 1.162 orang.

"Total kunjungan wisman ke Riau tahun 2018 mencapai mencapai 146.935 orang wisman. Terjadi peningkatan signifikan sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah ini melebihi target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau sebesar 79 ribu orang. Pada tahun 2017 jumlah kunjungan wisman yang masuk ke Riau tercatat 91.484 dengan target RPJMD 54.388 orang," kata Fahmizal Usman.

Kemudian, jumlah pergerakan wisatawan nusantara di provinsi Riau, berdasarkan rekapitulasi data kunjungan wisatawan dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota se provinsi Riau, terhitung mulai bulan Januari sebanyak 545.096, Februari 453.031, Maret 454.833, April 506.210, Mei 489.505, Juni 643.147, Juli 666.396, Agustus 501.662, September 1.031.836, Oktober 416.310, November 413.724, Desember 701.926.

Total jumlah seluruhnya yakni 6.823.676 pengunjung. Fahmizal menjelaskan, saat ini sektor pariwisata nasional menyumbangkan devisa serta penyerapan tenaga kerja yang amat signifikan bagi negara.

Bahkan sektor ini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional. Presiden Joko Widodo telah menempatkan pariwisata sebagai sektor unggulan pembangunan.

Pariwisata dijadikan sebagai sektor prioritas selain infrastruktur, maritim, pangan dan energi. Untuk itu 2019, Fahmizal optimistis akan mampu meningkatkan lebih banyak lagi wisatawan ke Riau.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement