Kamis 27 Dec 2018 18:58 WIB

PAN tak Terpengaruh Beberapa Pengurus Partai Mundur

Beberapa pengurus di partai tersebut memilih mundur serta non-aktif di kepengurusan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Viva Yoga Mauladi.
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Viva Yoga Mauladi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya tetap solid. PAN tidak terpengaruh meski beberapa pengurus di partai tersebut memilih mundur serta non-aktif di kepengurusan di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan.

"PAN tetap solid, komit, dan semangat mengobarkan perjuangan merebut kemenangan di Pemilu 2019," kata Viva Yoga di Jakarta, Kamis (27/12). Hal itu dikatakannya menanggapi mundurnya beberapa kader PAN dari kepengurusan partai seperti Sekretaris Dewan Kehormatan PAN Putra Jaya Husin, Bendahara Umum DPP PAN Nasrullah dan Ketua DPP PAN Agung Mozin.

Viva mengatakan Putra Jaya dan Agung Mozin adalah kader andal PAN. Mereka sejak awal adalah pejuang partai dan sejak PAN berdiri, telah terlibat aktif.

Dia mengatakan, dirinya telah bicara dengan Agung Mozin menanyakan alasan pengunduran diri sebagai pengurus DPP PAN yaitu ingin lebih fokus ke bisnis.

"Beliau tidak mundur sebagai anggota PAN, samping itu karena bang Agung tidak menyalonkan sebagai caleg di pemilu 2019. Mereka tetap berjuang untuk kebesaran PAN," ujarnya.

Menurut dia, Putra Jaya juga ingin fokus di bisnis dan dirinya sering berkomunikasi serta bertukar pikiran sehingga tidak ada komunikasi yang terhambat. Viva menilai apabila ada kader yang memilih non-aktif atau mengundurkan diri dari kepengurusan partai, maka merupakan hal yang biasa sehingga menjadi bukti proses perkaderan partai berjalan.

"Tentang mekanisme, tata cara, dan prosedur organisasi kepartaian dan proses pengambilan keputusan,  telah diatur di AD/ ART partai dan pedoman organisasi. Sampai saat ini berjalan baik," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement