Kamis 06 Dec 2018 14:15 WIB

Kunjungan Warga Sukabumi ke Perpustakaan Naik 367 Persen

Minat membaca warga Sukabumi di pelosok juga meningkat.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Karta Raharja Ucu
Membaca buku di perpustakaan (ilustrasi).
Foto: Republika/Prayogi
Membaca buku di perpustakaan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Animo warga Kota Sukabumi untuk berkunjung ke perpustakaan makin meningkat. Sebab tingkat kunjungan warga ke perpustakaan tahun ini naik hingga 367 persen daripada tahun lalu.

"Data perpustakaan menyebutkan pengunjung naik hingga 367 persen," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan dalam jambore literasi di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (6/12). Karena itu pemkot merasa bersyukur dengan adanya kenaikan yang cukup tinggi tersebut.

Bahkan kata Fahmi, minat baca di daerah pelosok meningkat. Hal ini dikarenakan kebutuhan mobil perpustakaan keliling cukup tinggi karena banyak permintaan dari warga yang sulit menjangkau perpustakaan.

Fahmi menerangkan, naiknya tingkat kunjungan ke perpustakaan ini salah satunya karena inovasi dan kreativitas dari perpustakaan. Ke depan pemkot juga akan membuka pojok bacaan bekerja sama dengan kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Bunda Literasi Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi menambahkan, ia berupaya agar minat baca di tengah masyarakat terus meningkat dibandingkan sebelumya. Caranya dengan menjangkau warga yang sulit menjangkau perpustakaan dengan hadirnya mobil perpustakaan keliling.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu mengatakan, indikator nasional untuk minat baca salah satunya melalui tingkat kunjungan ke perpustakaan. "Tingkat kunjungan ke perpustakaan naik 367 persen," imbuh dia.

Awalnya kata Nicke, dalam satu tahun tingkat kunjungan hanya 11 ribu orang. Sementara saat ini tingkat kunjungan mencapai 250 ribu orang per tahun. Hal ini melebihi target tingkat kunjungan sebanyak 33 ribu per tahun. Para pengunjung mulai dari anak PAUD, SD, SMP, SMA dan mahasisiswa serta kalangan umum.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement