Kamis 04 Oct 2018 13:35 WIB

Gubernur Lepas 70 Relawan Jabar ke Palu dan Donggala

Pemprov Jabar juga memberikan donasi sebesar Rp 416.400.000.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda
Sejumlah pengungsi korban bencana alam gempa bumi dan tsunami saat membaca Al Quran di Posko Pengungsian Rumah Dinas Gubernur, Palu, Sulawesi Selatan, Rabu (3/10).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah pengungsi korban bencana alam gempa bumi dan tsunami saat membaca Al Quran di Posko Pengungsian Rumah Dinas Gubernur, Palu, Sulawesi Selatan, Rabu (3/10).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melepas keberangkatan 70 relawan Jabar ke lokasi bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Pelepasan dilakukan di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kamis (4/10).

Tim relawan dengan berbagai kualifikasi dan keahlian ini berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusdalops PB (16 orang), PMI Jabar (11 orang), Baznas Jabar (2 orang), Humas  (1 orang) dan relawan (40 orang). Selain itu, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Jabar juga memberikan bantuan uang sebesar Rp 416.400.000 untuk diserahkan kepada Baznas Tanggap Bencana Palu.

Setibanya di lokasi bencana, relawan ini akan langsung bergabung dalam posko Relawan Jabar. Mereka selama 14 hari di sana akan dikerahkan dalam berbagai operasi bantuan sesuai kualifikasinya. Seperi evakuasi, dapur umum dan distribusinya, assessment lanjutan, bantuan medis untuk klinik bergerak dan klinik tetap serta bantuan manajemen di posko utama.

"Kami mengirim 70 tim terbaik dari Jabar karena laporan dari lapangan disana kekurangan orang-orang profesional, logistik juga masih sangat banyak tertumpuk menandakan kebutuhan orang-orang profesional," ujar Ridwan Kamil akrab disapa Emil, kepada wartawan, Kamis (4/10).

Selain itu, menurut Emil, sebagai bentuk empati masyarakat Jabar, ia juga telah menggalang bantuan dari warganet. Sampai hari keempat ini donasi bahkan sudah terkumpul sebesar lebih dari satu miliar rupiah.

"Saya kira akan melebihi target. Mudah-mudahan ini adalah tanda cinta kami kepada warga Sulteng, kita harapkan bantuan ini bisa mengurangi masalah disana," katanya.

Emil mengatakan, selain menolong warga Sulteng yang terkena musibah, ia juga menitipkan pesan kepada relawan untuk memastikan warga Jabar yang tinggal di sana selamat. Karena, berdasarkan laporan yang diterimanya, ada ratusan warga Jabar yang tinggal di Palu dan Donggala. Misalnya, sehari yang lalu 200 warga asal Garut telah dipulangkan.

"Masih banyak yang lain yang belum ditemukan menurut laporan ke saya, jadi selain menolong warga lokal kita juga pastikan warga Jabar selamat," kata Emil.

Semua relawan dan bantuan ini diberangkatkan tepat pukul 09.00 WIB menggunakan pesawat khusus. Di hari yang sama pesawat tersebut akan kembali ke Bandung dengan membawa serta 40 warga Jabar yang selamat.

"Pesawat kami sewa khusus nanti pulang dari sana akan membawa 40 warga Jabar yang juga sedang waswas dan akan kami bawa pulang ke Bandung," katanya.

Rencananya, Emil akan mengunjungi lokasi bencana setelah kondisi memungkinkan sambil menyerahkan donasi bantuan.

"Saya tidak dalam pasukan yang pertama tapi kami menunggu kabar situasi dan kondisi dulu. Saya kesana nanti membawa donasi ketika sudah lengkap," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement