Senin 24 Sep 2018 18:44 WIB

Keluarga Ingin Pelaku Pengeroyok Haringga Dihukum Berat

Haringga tak mengenakan atribut sepak bola apapun.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Muhammad Hafil
Daftar suporter tewas Persib dan Persija akibat kekerasan enam tahun terakhir.
Foto: Dok Republika
Daftar suporter tewas Persib dan Persija akibat kekerasan enam tahun terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pemakaman Haringga Sirila (23 tahun), supporter The Jak Mania yang tewas akibat dikeroyok suporter Vicking Persib Bandung Persija, diwarnai isak tangis keluarga, Senin (24/9). Keluarga korban pun meminta agar para pelaku seluruhnya ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

Jenazah Haringga tiba di kampung halaman ibunya di Blok Jembatan, RT 03 RW 01, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (24/9) pagi. Tak hanya keluarga, warga setempat yang berduyun-duyun mendatangi rumah duka juga turut larut dalam kesedihan.

Haringga merupakan putra pasangan Mirah dan Siloam Tumangkeng. Selama ini, dia tinggal bersama kedua orang tuanya di Cengkareng, Jakarta Barat.

Siloam mengaku sangat terpukul dengan kematian putranya secara tragis. Apalagi, anaknya itu sebelumnya tidak mengatakan akan menonton laga Persija vs Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung.

"Dia Ahad pagi menelpon, pamitan katanya mau bantuin temennya untuk cari kerjaan. Dia tidak bilang mau nonton bola," tutur Siloam.

photo
Daftar suporter Persib dan Tewas karena kekerasan enam tahun terakhir.

Saat pergi dari rumahnya di Cengkareng, Haringga pun tidak mengenakan atribut sepak bola. Karena itu, orang tuanya sangat terkejut dan syok mengetahui Haringga tewas akibat dikeroyok oleh suporter Persib, saat hendak menonton pertandingan Persib vs Persija.

"Tau begini, saya akan cegah (menonton laga Persib vs Persija)," sesal Siloam.

 

Meski sangat berduka, Siloam mengaku pasrah dengan kematian putranya tersebut. Dia pun berharap, apa yang menimpa putranya itu tidak menimpa para suporter lainnya.

"Harapan saya sih semoga tidak ada Haringga yang kaya begini. Cukup yang terakhir kalinya," tutur Siloam.

Sementara itu, pemakaman Haringga juga dihadiri Waka Polres Indramayu, Kompol Ricardo Condrat Yusuf bersama dengan jajarannya. Mereka juga ikut menyolatkan dan memandu keranda jenazah Haringga hingga  ke tempat pemakaman umum (TPU) Kebulen. Polisi juga menyerahkah uang santunan untuk keluarga korban. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement