Ahad 11 Jan 2026 22:35 WIB

Thom Haye Akui Dapat Pesan Mengerikan Usai Persib Juara Paruh Musim

Dia menyayangkan banyak pertandingan yang dibayangi sikap tidak respek.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: A.Syalaby Ichsan
Pesepak bola Persib Bandung Thom Haye (tengah) memberikan umpan yang coba diadang pesepak bola Bhayangkara Presisi Lampung FC Ardi Idrus (kiri) pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Ahad (21/12/2025). Persib Bandung berhasil menang atas tamunya dengan skor akhir 2-0.
Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Pesepak bola Persib Bandung Thom Haye (tengah) memberikan umpan yang coba diadang pesepak bola Bhayangkara Presisi Lampung FC Ardi Idrus (kiri) pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Ahad (21/12/2025). Persib Bandung berhasil menang atas tamunya dengan skor akhir 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG- Gelandang Persib Bandung Thom Haye mengaku menerima pesan mengerikan dari sejumlah orang kepada dirinya dan keluarga termasuk yang berharap dirinya mati. Ia pun meminta agar orang-orang itu untuk menghentikan aksinya itu.

Pernyataan itu ia ungkapkan di akun media sosialnya tidak lama sesuai membawa Persib Bandung juara paruh musim Super League dan menang melawan Persija Jakarta 1-0 di Stadion GBLA Kota Bandung, Ahad (11/1/2026).

Baca Juga

Dalam pernyataannya di media sosial, pria yang dijuluki 'The Professor' ini mengatakan tim telah berhasil memenangkan pertandingan melawan Persija Jakarta. Ia pun merasa bangga terhadap tim dan suporter Bobotoh.

Haye menilai sepakbola Indonesia sangat potensial. Apalagi atmosfer dan passion sepakbolanya yang sangat spesial. Di sisi lain, pada waktu yang sama, dia menyayangkan banyak pertandingan yang dibayangi oleh sikap tidak respek dan pelanggaran yang tidak perlu.

photo
Pesan Thom Haye di media sosial - (Instagram)

Ia pun merasa sedih karena terdapat pemain yang turut berkontribusi melakukan hal tersebut. Terlebih, kualitas pertandingan ikut menjadi rusak. Yang gila baginya, Haye menyebut ketika bersuara tentang hal itu, respons dari pemain lain mengajak untuk berkelahi.

Haye menegaskan sikap respek atau rasa hormat sangat esensial dalam permainan dan perkembangan sepakbola. Satu hal lainnya, ia mengaku dapat menangani semua masalah secara profesional.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi