Ahad 12 Aug 2018 17:06 WIB

Aher Batal Jadi Caleg pada Pemilu 2019

Langkah Aher untuk mundur mengikuti instruksi DPP PKS.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Hafil
Dr H Ahmad Heryawan Lc
Foto: Istimewa
Dr H Ahmad Heryawan Lc

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher mengundurkan diri dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Menurut Sekretaris DPW PKS Jabar, Abdul Hadi Wijaya, keputusan itu dilakukan atas instruksi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

"Iya, (Ahmad Heryawan) sudah mengundurkan diri. Sudah tidak ada dalam DCS (Daftar calon sementara)," ujar Hadi kepada wartawan, Ahad (12/8).

Hadi mengatakan, langkah itu diambil Aher sesuai instruksi pengurus partai tingkat pusat. Proses resmi pengunduran diri sebagai calon legislatif sudah dilakukan pada tanggak 31 Agustus lalu.

Namun, kata dia, instruksi tersebut bukan karena ada kisruh atau permasalahan di internal PKS. Faktor utamanya adalah Aher diberi tugas khusus berkaitan dengan pilpres.

"Atas perintah dewan pengurus tingkat pusat. Jadi bukan semau gue. Akan ada tugas khusus bisa banyak, bisa sebagai timses. Tapi saya belum dapat info lanjutannya. kita tunggu saja apa tugas khususnya," katanya.

Baca juga: 'Kami akan Berjuang untuk Partai Emak-emak'

Sejauh ini, kata dia, belum ada nama yang menggantikan Aher dalam Pemilu 2019. Meski begitu, istri Aher, Netty Prasetyani dan anak sulungnya, Khobbab Heryawan tetap maju menjadi salah nama yang maju sebagai calon anggota dewan legislatif.

"Bu Netty nomer satu di (Daerah Pemilihan) Cirebon - Indramayu untuk DPR, kalau anaknya, Khobbab Heryawan untuk DPRD Jabar, dapilnya sama seperti Bu Netty," kata Hadi.

Menurut Hadi, ada atau tanpa ada Aher, partainya optimistis wakil dari PKS yang merebut kursi legislatif bisa bertambah. "Kalau di (DPRD) Jabar, target 20 kursi. Kalau di DPR RI kami optimistis naik lebih dari 11 kursi," katanya.

Sebelumnya, setelah lengser dari jabatannya sebagai Gubernur Jabar, Aher akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif untuk DPR dari PKS. Ia akan memperebutkan kursi DPR di daerah pemilihan (Dapil) Jabar II, Kabupaten Bandung.

Ketua DPW PKS Jabar, Nur Supriyanto saat mendaftarkan berkas bakal calon legislatif (Bacaleg) PKS di KPU Jabar menilai Aher punya massa dan pemilih di seluruh wilayah jawa barat, sehingga tidak masalah untuk Aher ditempatkan di dapil mana saja. 

Baca juga: RSPAD Gunakan Alkes Standar Tinggi Periksa Capres-Cawapres

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement