Jumat 22 Jun 2018 16:21 WIB

Banyumas: Pendapatan Pariwisata Libur Lebaran Rp 1,5 M

Pendapatan pariwisata Banyumas Rp 1,5 miliar diklaim didapat hanya dalam enam hari.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Yudha Manggala P Putra
Lokawisata Baturraden
Foto: Wikipedia
Lokawisata Baturraden

REPUBLIKA.CO.ID,  BANYUMAS -- Pendapatan asli daerah yang diperoleh Pemkab Banyumas selama masa libur lebaran tergolong besar. Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Saptono mengklaim hanya enam hari pascalibur lebaran, Pemkab membukukan pendapatan Rp 1.524.449.500.

''Pendapatan sebesar itu, diperoleh hanya dalam waktu enam hari, sejak 15 Juni hingga 20 Juni 2018. Jadi lumayan cukup besar.,'' jelasnya, Jumat (22/6).

Menurutnya, perolehan pendapatan asli daerah yang cukup besar tersebut, diperoleh dari berbagai obyek wisata. Di antaranya dari obyek wisata Baturraden, Museum Pangsar Soedirman, Taman Kota Andang Pangrenan, Taman Kota  Bale Kemambang, dan obyek wisata lain.

''Dari catatan kami, total jumlah pengunjung selama enam hari di lima lokawisata itu ada sebanyak 31.144 orang. Pengunjung dan pendapatan terbanyak, berasal dari kunjungan di Baturraden,'' tuturnya.

Meski libur cuti lebaran sudah usai, dia optimistis, pendapatan dari sektor pariwisata hingga pertengahan Juli 2018 ini akan tetap cukup tinggi. Hal ini karena anak-anak masih memasuki masalah libur sekolah, sehingga masih akan banyak orang tua yang memanfaatkan waktu libur anak-anaknya untuk berwisata ke obyek-obyek wisata yang ada di Banyumas.

Saptono  menyebutkan, untuk target pendapatan dari sektor pariwisata sepanjang tahun 2018, pihaknya ditarget mampu menyetorkan PAD hingga Rp 9,6 miliar. Sementara hingga akhir Mei 2018, pihaknya mencatat telah menyetorkan pendapatan sebesar Rp 3.730.053.838. ''Jumlah itu, belum ditambah pendapatan pada Bulan Juni,'' katanya.

Berdasarkan data tersebut, dia mengaku optimistis target PAD tahun 2018 dari sektor pariwisata akan bisa tercapai.

Dia juga menyatakan, untuk terus meningkatkan kunjungan wisata ke berbagai obyek wisata di Banyumas, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi para wisata. Antara lain, dengan melakukan penambahan wahana wisata di berbagai obyek wisata.

''Kita juga akan memperkuat promosi wisata, baik melalui melalui media sosial, pemasangan baliho wisata, dan juga meningkatkan pelayanan akomodasi jasa usaha pariwisata melalui sertifikasi kompentensi tenaga kerja bidang pariwisata,'' jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement