REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, berusaha membuat gebrakan setelah terpilih sebagai ketua umum partai berlambang beringin itu bulan lalu. Dia langsung menyerukan semua kepala daerah yang dicalonkan Golkar dalam pilkada serentak 2018 menyebarkan seluas-luasnya Tiga Program Rakyat.
Menurut Airlangga, rakyat yang mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama pilkada kini tak sekadar meramaikan pesta demokrasi. Rakyat datang memilih karena menginkan perubahan hidupnya. Karena itu, Golkar datang merespons dengan Tiga Program Rakyat.
Detail program dan cara mencapainya setiap daerah harus menyesuaikan dengan situasi. Airlangga menyeru kepada semua calon kepala daerah Golkar, dari Sumatra sampai Papua, diminta mengabarkan program nasional Golkar untuk pilkada serantak 2018.
Hal itu sesuai dengan khittah Golkar, yaitu Suara Rakyat, Suara Golkar. Pertama, Harga Sembako Terjangkau. Rakyat banyak berhak mendapatkan harga sembako yang lebih terkontrol. Beras, sagu, jagung, sayuran, telur, daging, gula, dan sebagainya, harus lebih mudah didapat.
Sembako tersedia dengan harga yang bisa dijangkau. Kedua, perluas lapangan kerja. Rakyat banyak berhak atas pekerjaan. Kurangi pengangguran. Lakukan pelatihan. Masyarakat hanya maju jika penduduknya berkerja. Sebagai petani, nelayan, buruh, ataupun pedagang swasta, bersama menyambut pagi, mencari rezeki halal.
Ketiga, tersedia rumah yang mudah diakses dengan harga terjangkau. "Rakyat berhak punya rumah. Membangun keluarga di sana. Berteduh dari dinginnya malam dan panasnya siang. Bertambah waktu harus juga menjadi bertambahnya rakyat memiliki rumah," ujar Airlangga dalam siaran pers, Sabtu (6/1).
Airlangga mengatakan, calon kepala daerah dari Golkar harus mencari solusi. Jangan sungkan berdiskusi dengan para ahli. Jangan sungkan mendengar suara rakyat. Harus ada militansi mengambil tindakan yang perlu. Sukses atau tidaknya kepala daerah Golkar akan dinilai terutama dari sukses atau tidaknya tiga program rakyat.
Denny JA yang diminta tanggapan atas tiga program rakyat itu, menilai Airlangga tepat sasaran. Menurut Denny, wong cilik merupakan segmen pemilih terbanyak, yang bisa diraih oleh Tiga Program Rakyat. "Jika program ini sukses disebar dan dilaksanakan, memprediksi Golkar dan PDIP akan bersaing berebut nomor satu pada pemilu 2019 nanti," kata Denny.