Ahad 26 Nov 2017 17:09 WIB

Dodi Reza Unggul di Survei UIN Raden Fatah

Dodi Reza Alex, Bupati Muba.
Foto: Antara
Dodi Reza Alex, Bupati Muba.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Pilkada serentak 2018 memilih Gubernur Wakil Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) masa jabatan 2018-2023 menjadi pilkada paling semarak dengan lembaga survei. Ada lebih dari 10 lembaga survei yang sudah melansir hasil surveinya ke publik.

Dari semua lembaga survei tersebut tidak ada satu pun yang berasal dari perguruan tinggi. Pekan ini lembaga riset Institute for Social Studies (ISS) dari Fisip Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah mempublikasikan hasil survei untuk pilkada Sumsel 2018. "Kami dari ISS melakukan survei mengenai persepsi mahasiswa tentang pilkada serentak 2018. Survei mengambil sampel mahasiswa UIN Raden Fatah yang mewakili dari seluruh fakultas," kata Ketua ISS Fisip UIN Raden Fatah Ahmad Muhaimin, Ahad (26/11).

Untuk survei tentang elektabilitas calon gubernur dari 11 nama calon gubernur yang muncul. Elektabilitas tertinggi adalah calon gubernur yang diusung Partai Golkar Dodi Reza Alex sebesar 18 persen, kemudian Ishak Mekki 12 persen, Syahrial Oesman delapan persen, Herman Deru enam persen, Saefudin Aswari Rifai empat persen dan Giri Ramanda Kiemas satu persen.

"Calon lainnya nol persen dan ada 47 persen tidak menjawab," ujar Ahmad.

Elektabilitas Dodi Reza Alex yang tinggi tersebut menurut Ahmad Muhaimin, di mata mata mahasiswa UIN Raden Fatah berbanding lurus dengan tingkat popularitasnya. Dodi yang kini menjabat Bupati Musi Banyuasin (Muba) popularitasnya di lingkungan mahasiswa PTN Islam terbesar di Sumsel tersebut mencapai 60 persen. Di bawahnya ada Ishak Mekki dan Syahrial Oesman yang sama mencapai 57 persen,

Menurut Ahmad Muhaimin, survei yang dilakukan ISS bisa menjadi alternatif dari hasil survei yang sudah lebih dulu. Di masyarakat banyak muncul keraguan terhadap kredibilitas lembaga yang melakukan tersebut, sehingga masyarakat pun ragu dengan hasil survei yang telah dipublikasikan.

Menurut Ahmad yang juga staf pengajar pada Fisip UIN Raden Fatah, survei ini mencakup tentang tingkat pengetahuan pilkada serentak 2018, tingkat popularitas bakal calon Gubernur Sumatra Selatan, tingkat kesukaan mahasiswa, elektabilitas calon gubernur,  dan elektabilitas bakal calon wali kota Palembang.

"Ini merupakan survei perdana yang kami lakukan 23 24 November 2017. Metodelogi survei ISS mengikuti kaidah, penarikan sampel dengan stratified random sampling, jumlah responden 400 mahasiswa dengan margin of error 4 5 persen dan  tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuisioner," ujarnya.

Maspril Aries

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement