Senin 20 Nov 2017 20:24 WIB

Halaman Rumah Wali Kota Jambi Amblas Sedalam Dua Meter

Walikota Jambi Syarif Fasha.
Foto: Pemkot Jambi
Walikota Jambi Syarif Fasha.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Halaman rumah dinas Wali Kota Jambi "Griya Mayang" amblas sedalam dua meter akibat guyuran deras air hujan deras yang terjadi Senin dini hari. Amblasnya halaman rumah dinas pada sisi kiri depan tersebut, juga mengakibatkan dua unit mobil dinas yang terparkir di lokasi itu terperosok hingga kedalaman dua meter.

"Amblasnya tadi pagi, memang sejak malam hujan deras disertai angin kencang," kata Marno (35), salah satu pegawai di rumah dinas Wali Kota Jambi itu. (Baca: Satu desa di Jambi hangus terbakar)

Pada sisi kiri halaman rumah dinas itu terdapat aliran sungai, sehingga rawan terjadi amblas saat hujan deras mengguyur. "Tampaknya kontur tanahnya timbunan, jadi mudah amblas, apalagi saat hujan deras," kata Marno.

Amblasnya halaman rumah dinas walikota Jambi yang secara administrasi berada di wilayah Kecamatan Telanaipura itu juga mengakibatkan satu tiang listrik penyangga trafo nyaris rubuh. Selain itu, pagar sepanjang sekitar 30 meter juga roboh.

Sementara setelah insiden tersebut, Wali Kota Jambi Syarif Fasha langsung mengintruksikan stafnya untuk melakukan penanganan. Pantauan di lokasi terdapat petugas PLN setempat dan petugas kebersihan yang tampak melakukan penanganan agar dampaknya tidak meluas.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang, sore, malam dan dini hari.

"Dari kondisi tersebut perlu diwaspadai potensi banjir terutama di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Kemudian potensi tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah-wilayah tersebut," kata Kepala BMKG Stasiun Kelas 1 Sultan Thaha Jambi, Nurangesti.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement