Selasa 24 Oct 2017 15:49 WIB

Sinabung Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 Kilometer

Rep: Issha Harruma/ Red: Andi Nur Aminah
Lava pijar mengalir dari puncak Gunung Sinabung saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Selasa (8/8) dini hari.
Foto: Antara/Tibta Peranginangin
Lava pijar mengalir dari puncak Gunung Sinabung saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Selasa (8/8) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, KARO -- Gunung Sinabung di kabupaten Karo, Sumatra Utara, terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Gunung dengan status Awas atau level IV ini kembali erupsi dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak yang jauh, Selasa (24/10).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan, erupsi pertama terjadi pada pukul 09.59 WIB. "Terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 4.500 meter ke arah sektor timur-tenggara dan tinggi kolom abu 2.000 meter," kata Armen, Selasa (24/10).

Armen mengatakan, saat terjadi erupsi pertama, angin bertiup sedang hingga kencang ke arah timur. Terjadi gempa selama 615 detik akibat aktivitas vulkanik ini.

Erupsi kedua kembali terjadi pada pukul 14.45 WIB. Kali ini, tinggi kolom abu tidak setinggi erupsi pertama, yakni hanya 800 meter. "Terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur 3.000 meter ke arah sektor timur-tenggara. Lama gempa 300 detik dan angin sedang-kencang ke timur," ujar dia.

Armen mengimbau warga dan wisatawan selalu waspada mengingat masih tingginya aktivitas gunung Sinabung. Masyarakat diminta selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang agar tidak ada korban jiwa yang jatuh. "Masyarakat sekitar Sinabung hindari zona-zona bahaya karena masih berpotensi terjadi awan panas dan guguran lava, serta erupsi," kata Armen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement