Rabu 14 Jun 2017 12:05 WIB

Banjir di Tolitoli tak Menimbulkan Korban Jiwa

Banjir (ilustrasi).
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Banjir (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Banjir bandang yang kedua kalinya menghantam Kabupaten Tolitoli dalam sepuluh hari terakhir yakni pada Selasa (13/6), tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

"Banjir kali ini tidak ada korban jiwa, tetapi sekitar 12.000 rumah, sejumlah kantor pemerintah, sekolah, jalan terendam serta belasan rumah hanyut diterjang bencana alam itu," kata Vidya Putra dari Bagian Data dan Informasi Pos Tanggap Darurat Bencana Kantor BPBD Kabupaten Tolitoli, Rabu (14/6).

Ia menjelaskan ada lima kecamatan di Tolitoli yang terdampak banjir kedua dan wilayah paling parah adalah Kecamatan Baolan, ada sekitar 7.000-an KK yang rumahnya terendam banjir dan 18 di antaranya hanyut.

Kecamatan itu juga merupakan wilayah perkantoran pemerintah dan ada 12 sekolah dasar (SD) serta empat SMA terendam sehingga menghambat kegiatan belajar dan mengajar.

Banjir kedua yang melanda Tolitoli akibat hujan deras yang menyebabkan air sungai meluap dan diperparah dengan air laut yang pasang.

Berbagai upaya yang telah dilakukan pihak BPBD Kabupaten Tolitoli bersama BNPB, TNI dan Polri serta berbagai ormas yang ada di daerah itu antara lain melakukan evakuasi para warga yang rumahnya terendam banjir dari sekitar daerah aliran sungai (das).

Melakukan pendataan terkait kebutuhan dasar dan juga mengerahkan sejumlah alat berat ke lokasi, mendirikan posko penampangan pengungsi dan menyiapkan dapur umum.

Sementara kendala yang dihadapi sekarang ini, kata dia, hujan deras yang masih terus mengguyur Tolitoli dan akses jalan yang sulit serta minimnya sarana dan alat untuk evakuasi warga.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement