Rabu 03 May 2017 17:57 WIB

Banyak Karangan Bunga ke Polisi, GNPF: Itu Mewakili Aspirasi Kita

Rep: Singgih Wiryono/ Red: Teguh Firmansyah
Sejumlah karangan bunga dikirim di depan Main Hall Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/5).
Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Sejumlah karangan bunga dikirim di depan Main Hall Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Kapitra Ampera mengatakan, GNPF berterimakasih atas banyaknya kiriman karangan bunga tanpa nama pengirim yang ditunjukan pada Polri dan Presiden.

Kapitra mengatakan, mereka yang mengirim karangan-karangan bunga juga mewakili aspirasi dari GNPF. "Kami berterimakasih kepada yang mengirimkan karangan bunga itu karena sudah mewakili aspirasi kita. Karena kita mencintai Republik ini, NKRI, dan orang-orang tua kita yang mendirikannya," ujarnya saat dihubungi Republika, Rabu (3/5).

Kapitra menjelaskan, GNPF dan umat Islam Indonesia mencintai Pancasila sebagai negara. Pancasila, kata dia, dipelopori oleh orang-orang Islam seperti M Yamin, Soekarno.  "Jadi nggak mungkin kita membencinya, karena itu produk umat islam semua, dan kita mencintai NKRI, mencintai pancasila," jelasnya.

Menurut Kapitra, apa yang disampaikan dalam tulisan-tulisan karangan bunga tersebut juga sudah mewakili aspirasi GNPF. "Kami juga mendukung terbebasnya NKRI dari Radikalisme, dan kita bukanlah orang yang radikal itu. "

Baca juga,  Giliran Banjir Karangan Bunga Serbu Mabes Polri.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement