Selasa 28 Mar 2017 19:41 WIB

BPBD Sumut Imbau Daerah Waspadai Bencana

Rep: Issha Harruma/ Red: Yudha Manggala P Putra
Banjir Bandang (ilustrasi)
Foto: Reuters/Mohamed Alhwaity
Banjir Bandang (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara mengimbau seluruh daerah untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, seperti longsor dan banjir bandang. Imbauan ini disampaikan mengingat beberapa daerah di Sumut masih berpotensi diguyur hujan hingga saat ini.

Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan masih berpotensi terjadi di sepanjang pantai barat Sumatra.

"Kami sudah koordinasi dengan BMKG dan mendapat informasi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Jadi kami mengimbau agar selalu waspada," kata Riadil, Selasa (28/3).

Terkait banjir bandang di Padang Sidimpuan, Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan, Riadil mengatakan, BPBD Sumut masih melakukan pendataan. Pendataan ini, lanjutnya, di antaranya untuk mengetahui bangunan dan lahan pertanian yang rusak diterjang banjir.

Hasil pendataan inilah, kata Riadil, yang kelak akan dikoordinasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pengucuran dana bantuan.

"Setelah masa tanggap darurat berakhir, kita masuk masa pemulihan. Kami akan koordinasi ke BNPB untuk mengucurkan dana siap pakai," ujar dia.

Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang tiga daerah di Sumatra Utara, Ahad (28/3) lalu, menyebabkan tujuh orang meninggal. Bencana tersebut terjadi di Padang Sidimpuan, Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan.

Korban jiwa akibat banjir bandang yang menerjang Padang Sidimpuan berjumlah lima orang. Empat orang di antaranya merupakan satu keluarga, yakni  Syahriana Situmorang (45), Rofiah Sarumpaet (8), Sakinah Sarumpaet (10), dan Saykum Sarumpaet (48), warga lingkungan III, Lubuk Raya, Padangsidempuan Hutaimbaru. Seorang korban lainnya bernama Bahar Efendi Panggabean (55), warga Lingkungan I Sitataring, Batang Ayumi Julu, Padang Sidimpuan Utara.

Sementara korban meninggal di Mandailing Natal tepatnya di desa Malintang Jae, kecamatan Hutabargot sebanyak satu orang, yakni Misbah (80). Satu orang di Tapanuli Selatan tepatnya desa Sijungkang, kecamatan Angkola Timur, yang bernama Kaya Banua Siagian (63) juga dilaporkan meninggal akibat bencana tersebut.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement