Jumat 10 Mar 2017 15:40 WIB

Museum Kayu Sampit Dibenahi Agar Lebih Menarik Wisatawan

Museum Kayu Sampit
Foto: triptrus.com
Museum Kayu Sampit

REPUBLIKA.CO.ID, SAMPIT, KALTENG -- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus membenahi Museum Kayu Sampit agar lebih menarik minat wisatawan sehingga turut berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata.

"Kami memadukan dengan kemajuan zaman. Saat ini sudah ada foto tiga dimensi yang dipasang dalam Museum Kayu. Jadi orang bisa berfoto dengan latar suasana di hutan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotawaringin Timur, Fajrurrahman di Sampit, Jumat (10/3).

Museum Kayu terletak di perempatan Jalan S Parman-Yos Sudarso. Lokasinya berada di tengah kota dan berseberangan dengan Taman Kota Sampit.

Sesuai namanya, museum itu berisi koleksi benda-benda yang terkait sektor perkayuan seperti berbagai jenis kayu, alat pemotong kayu dan lainnya. Museum ini ingin menampilkan masa keemasan sektor perkayuan di Kotawaringin Timur di era 1990-an silam.

Sayangnya, meski lokasinya strategis namun museum ini sepi pengunjung. Untuk itulah berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menarik minat wisatawan. Selain membenahi fisik bangunan, berbagai terobosan program juga dilakukan dengan menggandeng banyak pihak.

Foto tiga dimensi yang ditampilkan adalah suasana hutan Sagonta Kota. Dengan latar foto itu, pengunjung terlihat seperti berada di hutan yang terletak di pinggi Sungai Mentaya di Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang.

"Nanti akan dikembangkan untuk foto ritual Tiwah dan tradisi budaya Mandui Safar. Dengan cara ini, kami berharap wisatawan yang belum sempat hadir di momen itu, mereka tetap bisa menikmati dengan dihadirkannya visualisasi melalui foto tiga dimensi itu," ujar Fajrurrahman.

Pengembangan Museum Kayu merupakan bagian upaya mendukung tekad menjadikan Sampit sebagai kota tujuan pariwisata. Dengan banyaknya pilihan tujuan wisata, diharapkan wisatawan luar daerah makin tertarik berkunjung ke daerah ini.

Pemerintah menjadikan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan. Pengembangan sektor yang digadang-gadang menjadi sektor andalan baru ini bahkan sudah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kotawaringin Timur tahun 2016-2021.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement