Rabu 22 Feb 2017 16:52 WIB

Tim Rano-Embay Minta PSU di Kota Tangerang

Rep: Singgih Wiryono/ Red: Ilham
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu Wahidin Halim (kiri) dan Andika Hazrumy (kedua kiri) bersama cagub nomor urut dua Rano Karno (kedua kanan) dan Embay Mulya Syarief.
Foto: ANTARA FOTO
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu Wahidin Halim (kiri) dan Andika Hazrumy (kedua kiri) bersama cagub nomor urut dua Rano Karno (kedua kanan) dan Embay Mulya Syarief.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sepekan menjelang rapat pleno penghitungan suara Kota Tangerang oleh KPU Kota Tangerang, tim pemenangan pasangan Rano-Embay meminta untuk diadakannya Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kota Tangerang. Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Pemenangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief, Ahmad Basarah. 

"Kami meminta untuk dilakukan PSU di seluruh Kota Tangerang ini," katanya di Rano-Embay Media Center di Jalan Pulau Dewa III, Kelapa Indah, Rabu (22/2).

Menurut Ahmad, permintaan PSU yang diajukan oleh tim pemenangan Rano-Emba berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan oleh tim kuasa hukum mereka. "Dari tim kami, berdasarkan data-data, bukti-bukti dan fakta-fakta yang telah kami kumpulkan, maka kami meminta untuk dilakukan PSU di seluruh Kota Tangerang," katanya.

Dia mengklaim, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Pusat, KPU Pusat, Jaksa Agung, dan pimpinan KPK untuk memperhatikan dan memonitor seluruh dinamika yang terjadi di provinsi Banten. "Wabil khusus di Kota Tangerang terkait relasi hubungan penyelenggara negara dalam hal ini penyelenggara dan pelaksana pemilu dengan pihak yang memiliki kepentingan dengan pelaksanaan pilkada ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan pihaknya akan menerima keputusan dalam bentuk apa pun, apabila PSU dilaksanakan di Kota Tangerang. "Kami akan menerima apa pun hasilnya nanti kalau PSU dilaksanakan d kota Tangerang ini," katanya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement