Jumat 03 Feb 2017 22:58 WIB

Kota Bekasi Butuh Tambahan 2.500 Guru SD

 Guru sedang mengajar murid sekolah dasar (SD).    (Republika/Rakhmawaty La'lang)
Guru sedang mengajar murid sekolah dasar (SD). (Republika/Rakhmawaty La'lang)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat, membutuhkan tambahan guru untuk mengajar pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) negeri sebanyak 2.500 orang di daerah itu.

"Pada 2017 ini kebutuhan guru SD di Kota Bekasi masih kurang sekitar 2.500 tenaga pengajar lagi. Kita sedang cari solusinya bersama pihak terkait," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, di Bekasi, Jumat (3/2).

Dia mengatakan salah satu upaya yang ditempuh untuk penambahan tenaga pengajar itu berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPDD). "Saat ini BKPPD telah melakukan verifikasi terhadsap guru honorer yang akan diangkat menjadi guru tenaga kerja kontrak," katanya.

Dikatakan guru yang dibutuhkan di antaranya bidang studi sebanyak 7.500 orang, guru Aparatur Sipil Negara (ASN) 3.844 orang dan TKK sebanyak 1.084 orang. "Berarti kurangnya sekitar 2.500 lebih. Saat ini kami lagi melakukan pemetaan untuk memverifikasi dan validasi lewat kepala SD. Guru honorer yang ada itu berapa jumlah pastinya, nanti kurangnya ditutup dengan guru honorer yang diangkat jadi guru TKK," ujarnya.

Menurut dia dari 2.861 orang guru honorer yang aktif saat ini, yang telah melakukan proses verifikasi pengangkatan menjadi TKK sekitar 2.500 orang. "Hasil verifikasi telah sepenuhnya diserahkan kepada tim Wali Kota Bekasi untuk langkah selanjutnya," katanya.

Sejumlah kriteria pengangkatan guru honorer itu di antaranya kejelasan administrasi, masa kerja, serta kebijakan khusus yang akan dimusyawarahkan oleh tim terkait," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement