Senin 26 Dec 2016 12:24 WIB

Beri Ide ke Bupati, Bocah Ini Diangkat Jadi Pengawas di Jatiluhur

Rep: Ita Nina Winarsih / Red: Israr Itah
Yadi Mulyadi (12 tahun), bocah DO sekolah berani usulkan soal pengawasan pemancing di Waduk Jatiluhur ke Bupati Purwakarta, Senin (26/12). Anak ini langsung diangkat jadi koordinator kebersihan dan pengawasan pemancing di wilayah Ubrug.
Foto: Republika/Ita Nina Winarsih
Yadi Mulyadi (12 tahun), bocah DO sekolah berani usulkan soal pengawasan pemancing di Waduk Jatiluhur ke Bupati Purwakarta, Senin (26/12). Anak ini langsung diangkat jadi koordinator kebersihan dan pengawasan pemancing di wilayah Ubrug.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Yadi Mulyadi (12 tahun), bocah putus sekolah ini berani mengusulkan ide kepada Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Yadi, yang merupakan warga Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, mengajari Bupati Dedi dalam menertibkan para pemancing di Waduk Jatiluhur.

"Kalau ingin tertib, pemancing harus menyimpan KTP Pak, di Ketua RT atau Ketua RW," ujar Yadi dengan wajah polos, pada Senin (26/12).

Dedi ternyata mengapresiasi usulan bocah tersebut. Ia menyebut ide Yadi sangat brilian. Makanya, Dedi langsung mengangkat anak tersebut menjadi koordinator kebersihan dan pengawasan para pemancing di kawasan Dermaga Ubrug.

Menurut Dedi, anak tersebut akan diberi perahu. Supaya Yadi bisa leluasa dalam mengawasi para pemancing yang ada di rumah-rumah apung tersebut. 

Selama ini, lanjut Dedi, pengawasan terhadap rumah-rumah apung memang sangat lemah. Apalagi, perkampungan terapung ini tidak ada RT/RW-nya. Sehingga, bila ada warga yang punya niat tak baik, maka sulit diawasi.

"Harusnya memang ada RT/RW-nya, ada yang patroli, ada keamanannya," ujar Dedi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement