Sabtu 17 Dec 2016 23:26 WIB

Agus-Sylvi Pastikan tak akan Hadiri Program Debat di TV, Ada Apa?

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda
Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye di Tegal Parang, Mampang Perapatan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12).
Foto: Republika/Dadang Kurnia
Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye di Tegal Parang, Mampang Perapatan, Jakarta Selatan, Rabu (14/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- M Rizki selaku juru bicara kandidat nomor urut satu Pilkada DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni menganggap program TV debat calon gubernur/wakil gubernur tak berhubungan dengan elektabilitas. Pernyataan itu ia lontarkan untuk mengomentari sejumlah media yang menyelenggarakan program debat calon gubernur dalam mensosialisasikan program kerja.

Rizki memastikan Agus-Sylvi tidak akan hadir dalam debat yang diadakan sejumlah stasiun televisi. Tim pemenangan yakin hal tersebut bukan esensi utama dalam merebut hati rakyat. "Tiga kali debat yang diadakan KPUD sudah lebih dari cukup."

Rizki mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi internal untuk mengungkap faktor yang membuat elektablitas Agus-Sylvi melonjak. Hasilnya, kerja keras Agus-Syvli menyapa masyarakatlah yang lebih berpengaruh. "Kerja keras, turun ke masyarakat. Itu yang dapat meningkatkan elektabilitas," kata dia di Jakarta, Sabtu (17/12).

Tim pemenangan Agus-Sylvi menilai debat yang dilaksakana oleh KPUD sudah cukup untuk mensosialisasikan program kerja. Rizki mengatakan tim Agus-Sylvi menilai waktu yang digunakan untuk mengikuti debat di stasiun televisi dapat digunakan untuk menyapa masyarakat.

Dalam evaluasi peningkatan elektabilitas, Rizki mengungkapkan peran media hanya menyumbang sedikit nilai. Nilai terbesar disumbang oleh hasil kerja keras dan turun ke masyarakat untuk mendengar keluhan. "Ada calon yang bergantung media dan medsos. Ada juga calon yang bergantung cara tradisional," ujar Rizki.


Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement