Selasa 13 Dec 2016 17:33 WIB

Bandara Radin Inten II Segera Diresmikan

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Winda Destiana Putri
Bandara Radin Inten II, Lampung
Foto: WIJANARKO.NET
Bandara Radin Inten II, Lampung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pembangunan dan perluasan Bandara Radin Inten II Branti Lampung segera selesai pada akhir tahun ini. Rencananya, peresmian bandara akan dilakukan Presiden Joko Widodo pada Maret 2017.

Pemantauan Republika di Bandara Radin Inten II, Selasa (13/12), proses pengerjaan pembangunan dan perluasan bandara masih dilakukan, meski sudah mencapai 98 persen. Gedung kedatangan dan pemberangkatan telah selesai. Begitu juga dengan gedung parkir kendaraan bertingkat juga sudah beres.

Pintu gerbang masuk dan keluar kendaraan dan penumpang pejalan kaki juga sudah selesai. Namun semuanya belum bisa digunakan penumpang dan pengunjung. Diperkirakan pengerjaan rampung seluruhnya pada 31 Desember 2016. "Akhir tahun selesai," kata Kepala Bandara Radin Inten II Branti Lampung Satimin.

Ia menyatakan peresmian mengikuti agenda Kementrian Perhubungan, yang diagendakan pada Maret 2017. Rencana semula peresmian bandara tersebut akan digelar pada Desember 2016.

Area parkir pengunjung masih menggunakan lahan di sebelah timur bandara. Tidak teraturnya perparkiran dan pintu keluar masuk bandara di sekitar Bandara Branti tersebut, kerap membuat kemacetan arus lalu lintas di jalan lintas Sumatra, persis di depan bandara.

Parkir pengunjung yang lebih memilih di bahu jalan lintas menyebabkan penyempitan arus lalu lintas. "Seharusnya segera diresmikan dan digunakan, agar tidak macet lagi depan Bandara Branti ini," kata Yudi, seorang pengendara truk asal Bandar Lampung.

Pembangunan dan perluasan Bandara Radin Inten II Branti menelan dana APBD 2016 sebesar Rp 162 miliar. Sedangkan pembebasan lahan untuk perpanjangan landasan pacu pesawat 3.000 meter menggunakan APBD Lampung 2016. Bandara ini bila digunakan dapat meningkatkan jumlah tiga juta penumpang per tahun, dan kapasitasnya tiga kali lipat dari sebelumnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement