Sabtu 22 Oct 2016 23:59 WIB

"Tour de Siak 2016" Resmi Berakhir

Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan di kawasan jembatan Siak pada balapan Tour de Siak 2014. (ilustrasi)
Foto: Antara/Rony Muharrman
Sejumlah pebalap sepeda beradu kecepatan di kawasan jembatan Siak pada balapan Tour de Siak 2014. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SIAK -- Bupati Siak Syamsuar menutup secara resmi perhelatan balap sepeda "Tour de Siak" 2016 yang sudah berlangsung dari tanggal 17-22 Oktober dengan total rute sepanjang 543 kilometer, Sabtu.

Tour De Siak 2016 diikuti oleh enam negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Taiwan, Singapura, dan Vietnam. Terdiri dari 13 tim, delapan tim dalam negeri dan lima luar negeri.

"Ini adalah TdS yang keempat diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Siak, dan akan menjadi wisata olahraga tahunan," kata Bupati Siak Syamsuar pada malam penutupan di lapangan Tugu depan istana Siak.

Sebanyak 62 pebalap dari 13 tim sudah bersaing selama empat hari yang dibagi dalam empat etape, yakni Siak-Dayun, Siak-Perawang, Siak-Sungai Apit, dan Kota Siak Sri Indrapura. Kemudian menempuh rute sepanjang 543 kilometer.

"Dengan ini saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk terus mendukung pergelaran event Tour de Siak," katanya.

Dia mengucapkan terima kasih pada seluruh tim pebalap dalam maupun luar negeri yang telah berpatisipasi pada Tour de Siak 2016, yang mampu secara sportif mewujudkan jiwa sportivitas.

"Bagi yang belum beruntung tahun ini agar meningkatkan lagi kemampuannya di tahun berikutnya," ucapnya.

Lebih lanjut katanya, masih banyak yang akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan balap sepeda yang ke-empat ini untuk Tour de Siak selanjutnya. Katanya Pemkab Siak akan mempersiapkan untuk penambahan rute dan etape yang melibatkan kabupaten/kota provinsi Riau.

"Siak akan semakin dikenal sebagai daerah wisata budaya dan sejarah, begitu juga dengan wisata buatannya seperti Tour de Siak, dan BMX" paparnya.

Sementara itu Race Director Tour de Siak 2016, Erwin Anwar berharap kancah TDSi akan semakin melebar ke daerah-daerah lainnya dengan melibatkan banyak wilayah di Riau.

"Kita sangat berharap TDSi ini terus bertahan dan ke depannya bisa melibatkan banyak daerah-daerah di Riau. Bahkan perlu bisa sampai ke negara tetangga," kata Erwin.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement