Kamis 20 Oct 2016 16:25 WIB

Dukung Industri di Bekasi, PLN Operasikan GI Raja Paksi

Rep: Frederikus Bata/ Red: Nidia Zuraya
Logo PLN
Foto: pln.co.id
Logo PLN

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) meresmikan Gardu Induk (GI) Raja Paksi yang terdiri dari tiga buah trafo dengan kapasitas masing-masing 60 MVA yang akan disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV. Untuk kesempatan pertama 1 unit sebesar 60 MVA akan dioperasikan terlebih dahulu.

Dengan peresmian GI Raja Paksi, PLN siap melayani pasokan listrik untuk PT Gunung Raja Paksi. Kemudian memasok kebutuhan listrik bagi pelanggan industri maupun pelanggan umum di daerah Cibitung dan Cikarang.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Nasri Sebayang dan Direktur Utama PT Gunung Raja Paksi Endang Rasyid di Cikarang Barat, Bekasi, pada Kamis (20/10).

Keberadaan GI yang menghubungkan GI Cikarang dan GI Gandamekar ini akan mampu menambah delapan jalur jaringan tegangan menengah baru dengan kapasitas beban masing-masing hingga 8 megawatt (MW). PLN Distribusi Jawa Barat juga berhasil memenuhi permintaan sambungan baru Tegangan Tinggi PT Gunung Raja Paksi sebesar 100 MVA. Rencananya daya listrik ini akan dikembangkan menjadi 140 MVA pada 2017.

Estimasi energi yang akan diserap oleh PT Gunung Raja Paksi sebesar 454,8 GWH per tahun atau setara Rp 542,7 miliar per tahun. "Pemenuhan kebutuhan listrik ini akan memberikan efek berantai (multiplier effect) yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat sekitar dan memperkuat perekonomian Nasional," ujar Nasri.

Dengan beroperasinya GI Raja Paksi 150 per 20 kV, Area Bekasi mampu melayani pelanggan yang masuk daftar tunggu dan daftar potensi sebesar 40,4 MVA. Saat ini berbagai jenis industri di Bekasi sedang tumbuh subur, mulai dari peleburan baja, otomotif, keramik, dan lain-lain.

Sepanjang Januari hingga September 2016, PLN mencatat pemakaian listrik pelanggan Industri di Bekasi mencapai 2,8  TeraWatt hour (TWh.  Angka ini tumbuh 7,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, pemakaian pelanggan listrik PLN di Bekasi pada 2016 mencapai 5,7 TWh, atau naik sekitar 9,6 persen dari periode yang sama di tahun 2015 yaitu  5,2 TWh. Adapun beban Bekasi di siang hari sebesar 1.112 MW, selisih 18 MW dengan beban malamnya yang besarnya 1.130 MW.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement