Rabu 19 Oct 2016 23:30 WIB

Azerbaijan-Bali Jajaki Peluang Bisnis

Bali (ilustrasi)
Foto: Antara
Bali (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Negara Azerbaijan menjajaki peluang bisnis dengan Provinsi Bali agar dapat meningkatkan ekspor dari Pulau Dewata.

"Bayangkan kita mengimpor banyak sekali minyak dari Azerbaijan dengan jumlah pembelian yang banyak, maka untuk mengimbangi kita juga harus menaikkan ekspor kita," kata Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie, di Denpasar, Rabu (19/10).

Oleh karena itu, Husnan beserta rombongan investor sengaja datang ke Bali untuk meningkatkan ekspor Indonesia khususnya Bali ke negara tersebut.

Selain itu, rombongan ini juga ingin belajar mengelola pariwisata dari Bali. "Azerbaijan adalah negara dengan keindahan alam dan potensi wisata yang unik, untuk itu mereka ingin memajukan pariwisatanya dan mereka ingin berkaca dari Bali," ujarnya.

Pada kesempatan itu terdapat sekitar 10 pengusaha dari Azerbaijan yang ikut dalam pertemuan itu dan mereka rata-rata sangat tertarik berinvestasi di Bali terutama di bidang pariwasata dan kerajinan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyambut positif keinginan para pengusaha asal Azerbaijan untuk menjajaki peluang bisnis di Bali.

Dia mengemukakan sejumlah peluang bisnis diantaranya pengembangan beberapa program infrastruktur yang bertujuan untuk menyeimbangkan pembangunan antara Bali bagian utara dan Bali bagian selatan, seperti pembangunan jalan tol.

Selain itu, Bali juga tengah mengembangkan bandara internasional yang rencananya akan dibangun di kawasan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. "Jika Anda ingin ikut berinvestasi di sana, kami membuka peluang, karena itu sangat membantu ekonomi di wilayah itu dan Bali tentunya," ucap Sudikerta.

Dia menambahkan, Pemprov Bali tengah merancang stadion bertaraf internasional yang rencananya akan dibangun di kawasan Pecatu, Badung. Rencananya stadion itu juga akan dilengkapi dengan fasilitas pusat perbelanjaan dan juga hotel.

"Untuk stadion merupakan peluang bisnis yang bagus, untuk tanah sudah dimiliki oleh Pemprov, tinggal bangun gedung saja. Fasilitas pendukungnya juga merupakan peluang bisnis," ucap Sudikerta.

Pihaknya juga ingin membidik Azerbaijan untuk mengekspor barang kerajinan dari Bali, selain itu agar ada pertukaran kebudayaan antara kedua belah pihak.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement