Senin 15 Aug 2016 04:13 WIB

Sektor Pariwisata Gorontalo Mulai Berkembang

Sejumlah warga bermain bersama Hiu Paus (Shark Whale) di Desa Botu Barani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (6/4).
Foto: Antara/Adiwinata Solihin
Sejumlah warga bermain bersama Hiu Paus (Shark Whale) di Desa Botu Barani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (6/4).

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Roem Kono, mengatakan bahwa sektor pariwisata di Provinsi Gorontalo mulai berkembang pesat.

"Pantai Olele merupakan 'tambang emas' bagi pariwisata Gorontalo, sebuah persembahan yang sangat indah bagi daerah ini. Kita memiliki

potensi wisata yang begitu besar, saya sangat menikmati objek wisata taman laut Olele ini," kata Roem Kono saat mengunjungi lokasi wisata yang terdapat di Kabupaten Bone Bolango itu, Ahad.

Namun menurutnya sarana dan prasana perlu ditingkatkan lagi, karena wisatawan domestik maupun asing semakin banyak datang dan pariwisata Gorontalo makin dikenal di dunia.

"Selain itu sarana dan prasarana taman laut Olele juga memerlukan perawatan dan itu harus bisa difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango," lanjutnya.

Roem Kono mengaku akan membantu untuk berbicara dengan Kementerian Pariwisata, agar bisa memberi perhatian lebih terhadap pengelolaan taman laut Olele.

"Wisata di Gorontalo saat ini sudah sangat luar biasa, beberapa hari kemarin saya sempat datang ke Pulo Cinta yang terdapat di Kabupaten Boelamo, dan lokasinya sangat bagus hampir sama dengan Maladewa," lanjut Roem Kono lagi.

Ia mengungkapkan, yang harus diperhatikan saat ini adalah transportasi laut, ini menjadi perhatian penting dan bagaimana cara meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, untuk mensejahterakan masyarakat melalui sektor pariwisata.

"Tranportasi laut perlu ditingkatkan lagi pengelolaannya, kemudian transportasi darat harus dapat dioptimalkan untuk penjemputan tamu, dan ini juga dapat menjadi potensi pendapatan daerah," tutur Roem.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah harus jeli dalam mengantisipasi derasnya jumlah pengunjung lokasi wisata dari luar daerah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement