Jumat 20 May 2016 16:23 WIB

Harkitnas, JK: Ini Bukan Kebangkitan Lagi

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Ilham
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Hari Kebangkitan Nasional tak tepat lagi jika dimaknai sebagai momen bangkitnya semangat persatuan bangsa Indonesia. Pria yang akrab disapa JK tersebut lebih suka memaknai Harkitnas sebagai momentum kemajuan bangsa Indonesia.

"Ini bukan kebangkitan lagi, kita sudah kemajuan nasional," ujarnya, di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/5).

JK mengingatkan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional jangan hanya sekadar dijadikan momentum untuk mengingat sejarah berdirinya organisasi pemuda Boedi Oetomo. Yang paling penting, sambung dia, langkah-langkah apa yang dipersiapkan bangsa Indonesia untuk melanjutkan perjuangan pendiri bangsa terdahulu.

"Jangan kita hanya menghargai Boedi Oetomo setelah itu diam. Kita ingin ada langkah-langkah ke depan, bagaimana mengisinya, bagaimana melajutkannya," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan harapannya agar Indonesia ​menjadi negara​ yang lebih maju.​ Hal tersebut disampaikan Presiden dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

"Sebagai bangsa besar, kita harus bangkit meraih kemajuan, berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selamat #HariKebangkitanNasional," tulis​ ​Presiden dalam akun Twitter resminya, @Jokowi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement