Senin 09 May 2016 17:40 WIB

Durian Bentara Jadi Tanaman Rehabilitasi Hutan

Pohon Durian
Pohon Durian

REPUBLIKA.CO.ID,BENGKULU -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan organisasi internasional The International Tropical Timber Organization (ITTO) mengembangkan durian unggul Bentara dalam program rehabilitasi hutan di wilayah Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Anggota Tim Teknis Program Pengembangan Durian Bentara dari Jurusan Kehutanan Universitas Bengkulu, Gunggung Senoaji di Bengkulu, Senin mengatakan pengembangan komoditas unggul tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar hutan.

"Program rehabilitasi kawasan hutan tropis sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan," kata Gunggung.

Menurut dia, program ini melibatkan kelompok masyarakat dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk mengembangkan 2.000 batang durian unggul Bentara yang merupakan durian unggul lokal Bengkulu.

Pada tahun pertama kata dia, program tersebut fokus pada pengembangan bibit unggul yang melibatkan petani penangkar bibit Bentara di Kabupaten Bengkulu Utara.

''Tahun kedua masuk tahap penanaman di kawasan hutan di Seluma seluas lima hektare dengan asumsi 50 batang per hektare,'' ujarnya.

Selain di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Talo di Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, komoditas tersebut juga dikembangkan di kawasan HPT Air Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara.

Untuk kawasan hutan di dua wilayah tersebut menurut dia, kebutuhan bibit hanya 500 batang, sedangkan 1.500 batang lainnya akan dibagikan ke kelompok masyarakat sekitar kawasan hutan.

"Program ini berlangsung tiga tahun dengan catatan tanaman durian sudah tumbuh baik dan ditargetkan mulai berbuah saat umur enam tahun," kata Gunggung.

Gunggung menambahkan, durian Bentara merupakan durian lokal yang sudah dirilis sebagai varietas unggul oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian nomor 493 tahun 2005.

Durian Bentara yang merupakan singkatan dari Bengkulu Utara, memiliki keunggulan bentuk buah bulat telur terbalik, buah mudah dibelah, daging buah sangat tebal, berwarna kuning tembaga, dengan rasa manis legit, kering dan berserat halus serta harum, dan beradaptasi dengan baik dataran rendah.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement