Ahad 24 Apr 2016 19:10 WIB

Keren! Pedagang Dilibatkan Jadi Duta Kebersihan

Red: M Akbar
Ayah empat orang anak ini pensiunan PNS dari RS Mata Cicendo Bandung tahun 2000 dari posisinya yang bertanggungjawab sebagai penanggungjawab kebersihan rumah sakit. Kebiasaannya menjaga kebersihan lingkungan dan memantau kebersihan di sudut-sudut kota. Jum
Foto: Republika/Yogi Ardhi
Ayah empat orang anak ini pensiunan PNS dari RS Mata Cicendo Bandung tahun 2000 dari posisinya yang bertanggungjawab sebagai penanggungjawab kebersihan rumah sakit. Kebiasaannya menjaga kebersihan lingkungan dan memantau kebersihan di sudut-sudut kota. Jum

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Cianjur, Jabar, melibatkan pedagang di sejumlah ruang terbuka hijau (RTH), tempat wisata dan taman kota sebagai duta kebersihan.

"Para pedagang ini nantinya bertugas mengingatkan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya. Jika ada sampah berserakan mereka menyanggupi untuk ikut membersihkan. Namun yang paling utama menyadarkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, guna menjaga kebersihan dan kenyamanan," kata Sekretaris DKP Cianjur, Rasman, Ahad (24/4).

Dia menjelaskan, kebersihan merupakan aspek utama agar fasilitas umum, tempat wisata menjadi nyaman. Namun selama ini kesadaran pengguna fasilitas umum untuk menjaga kebersihan, masih minim, akibatnya sampah berserakan dimana-mana.

"Ini terjadi di Hutan Kota Cianjur dan sejumlah taman kota seperti di Taman Prawatasari, Taman Joglo dan Alun-alun Cianjur. Kebiasaan warga membuang sampah bekas makanan membuat kawasan RTH yang disediakan pemerintah menjadi kotor," katanya.

Sedangkan ditempat-tempat tersebut telah disediakan tempat sampah, namun petugas kebersihan bekerja setiap hari untuk membersihkan kebiasaan buruk pengunjung yang membuang sampah sembarangan."Setiap jam dibersihkan sampah yang ditinggalkan pengujung kembali berserakan karena tingginya angka kujungan setiap hari," katanya.

Sementara pengelola tempat wisata Hutan Kota Cianjur, menyayangkan perilaku buruk pengunjung yang setiap hari terutama akhir pekan membludak jumlahnya, selalu membuang sampah sembarangan, bahkan pos penjagaan di hutan kota tidak luput dari tangan jahil pengunjung.

"Coret dengan cat semprot membuat sejumlah pos jaga terlihat kotor dan tidak terurus. Yang paling utama masalah sampah, pengunjung yang datang membuang sampah sembarangan meskipun sudah disediakan tempatnya. Hutan kota dibuat untuk memberikan raya nyaman, menjadi sumber oksigen," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Cianjur, Mamad Nano

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi