Senin 11 Apr 2016 12:40 WIB

Menkumham Bujuk Djan Gabung Kubu Romi

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Esthi Maharani
Yasonna Laoly
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Yasonna Laoly

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona Laoly mendukung hasil Muktamar VIII PPP yang digelar 8-10 April. Dalam muktamar tersebut Romahumuziy (Romi) terpilih sebagai ketua umum.

Ia pun meminta agar kubu Djan Faridz segera bergabung dengan PPP kubu Romi.

''Sudahlah, tinggalkan perbedaan masa lalu, mari gabung. Saya mendapat informasi juga Pak Romi sangat terbuka kepada teman-teman dari kubu Jakarta,'' kata Yasona, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/4).

Apalagi, lanjunya, sejumlah kader dari kubu Djan menghadiri Muktamar. Belum lagi Ketua Umum PPP sebelumnya, Suryadharma Ali (SDA) dikabarkan sudah bergabung karena menyadari tidak ada manfaatnya jika terus menerus bersebrangan.

''Kalau PPP mau kuat, besar, apalagi menghadapi agenda-agenda politik ke depan. Maka saya kira mulai sekarang konsolidasi partai harus segera diwujudkan,'' ujar dia.

Ia pun mengaku sudah meminta salah seorang kerabat untuk berbicara dengan Djan. Tujuannya agar Djan mau bergabung dan membawa gerbongnya untuk islah.

"Saya juga meminta salah seorang sahabat saya bertemu dengan Pak Djan, satu setengah jam kemarin berbincang-bincang, supaya mencoba bagaimana Pak Djan bisa menerima dengan baik upaya islah dari Muktamar VIII kemarin. Kalau masih ada pecah-pecah kan repot nanti urusannya. Saya kira udahlah jalan saja,'' ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement