Ahad 10 Apr 2016 16:24 WIB

Romi akan Wajibkan Pengurus PPP Gunakan Android

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Bayu Hermawan
Ketua umum PPP terpilih Romahurmuziy (Romy) memberikan sambutannya saat terpilih ketua dalam Muktamar PPP VIII di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Ketua umum PPP terpilih Romahurmuziy (Romy) memberikan sambutannya saat terpilih ketua dalam Muktamar PPP VIII di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang baru terpilih, Romahurmuzy (Romi) meminta seluruh pengurus dari tingkat pusat hingga cabang, untuk memanfaatkan perangkat android untuk mempermudah komunikasi.

Bahkan, Romi dalam pidatonya sempat bercanda dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar membelikan HP baru kepada seluruh kader PPP.

"Kita berjanji di sini karena ada Pak JK dan Pak Aksa Mahmud. Pak JK ini maksudnya sebagai pengusaha, begitu maksudnya. Enggak banyak, cuma 517 kali dua tablet, kali ‎lima juta, ya enggak besar kok itu. Setuju? Setuju," ujarnya dalam Muktamar VIII PPP di Jakarta, Ahad (10/4).

"Kalau setuju, ditolak, itu menolak bala loh Pak. Karena sodakoh itu menghindarkan Bala. Jadi di antara harta Pak JK dan Pak Aksa ada hak-hak orang PPP," kata Romi sambil bercanda.

Mengapa perlu gadget, menurut Romi, karena PPP akan masuk ke digital politics untuk memastikan komunikasi tanpa hambatan dari DPP ke DPC dari Aceh sanpai Papua.

"Ke depan, tidak boleh lagi, ketua dan sekretaris cabang pegang HP yang belum android. DPP nanti akan membagikannya ke depan," ujarnya.

Muktamar VIII PPP hari ini resmi ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang berlangsung di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, sejak tanggal 8-10 April, dan telah memutuskan Romahurmuziy sebagai ketua umum PPP yang baru.

Muktamar tersebut juga menghasilkan 11 rekomendasi yang berkaitan dengan persoalan-persoalan bangsa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement