Kamis 21 Jan 2016 16:28 WIB

Duh, Ratusan Hektare Sawah Diserang Hama

Rep: eko widiyatno/ Red: Ani Nursalikah
Serangan Hama Wereng (ilustrasi)
Foto: antara
Serangan Hama Wereng (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Berbagai jenis hama tanaman mulai menyerang tanaman padi petani musim rendeng yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas. Di Kecamatan Kemranjen, ratusan hektar tanaman padi sawah diserang hama wereng coklat.

Sementara di Kecamatan Patikraja, hama yang dominan menyerang tanaman ini adalah hama tikus.

''Di Kemranjen, ada ratusan hektar padi sawah yang terserang hama wereng. Padahal, tanaman padi tersebut sudah hampir panen karena sebagian besar sudah mengeluarkan bulir padi,'' kata Ketua Kelompok Tani Karya Tani 2 Desa Nusamangir Kecamatan Kemranjen, Ngadiman, Kamis (21/1).

Serangan hama wereng paling parah terjadi di Desa Sibalung. Di desa ini, ada seluas 180 hektare tanaman padi yang ruak diserang hama wereng coklat. Selain itu, di Desa Sirau seluas 90, serta Desa Kebarongan dan Kecila seluas 80 hektare.

''Sedangkan desa lainnya, lahan sawah yang sudah mulai terserang hama wereng rata-rata mencapai lima hektare,'' katanya.

Ngadiman mengakui, serangkan hama wereng ini memang belum sampai menyebabkan seluruh sawah yang terserang mengalami puso. Namun dia memastikan, produktivitas padi di lahan yang sudah terserang hama akan mengalami penurunan.

''Mungkin penurunannya mencapai 40 persen. Kalau dalam kondisi sehat bisa panen enam ton gabah kering panen, setelah terserang hama paling hanya empat ton,'' katanya.

Sejak beberapa hari terakhir, para petani dibantu dengan anggota TNI melakukan penyemprotan massal insektisida yang merupakan sumbangan salah satu perusahaan produsen bahan-bahan pertanian.

Sementara di wilayah Kecamatan Patikraja, lahan sawah yang diserang hama tikus berada di wilayah Desa Pegalongan. Areal sawah yang diserang hama tikus, adalah sawah yang menjadi percobaan kedua penerapan metode Hazton hasil kerjasama dengan Bank Indonesia perwakilan Purwokerto. ''Ada belasan hektare sawah dengan metode Hazton yang diserang hama tikus,'' kata Ketua Kelompok Tani Desa Pegalongan, Tambah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement