Rabu 30 Dec 2015 18:08 WIB

Daerah Diminta Percepat Pembuatan Perencanaan Tenaga Kerja

Sejumlah pencari kerja mencari informasi lowongan kerja saat bursa kerja di Kota Madiun, Jatim, Sabtu (21/11).
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Sejumlah pencari kerja mencari informasi lowongan kerja saat bursa kerja di Kota Madiun, Jatim, Sabtu (21/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompetitif, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI terus melakukan upaya perbaikan kinerja, yang diawali dengan pembuatan Perencanaan Tenaga Kerja (PTK) di semua provinsi dan kabupaten kota. Diharapkan pada 2016, semua kabupaten dan kota sudah bisa menyusun PTK yang berbasis pada realitas pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan pasar kerja di daerah masing-masing.

"Alhamdulillah, sekarang semua Provinsi sudah membuat dan sekitar 20 kabupaten/kota tahun 2015. Nah tahun 2016 kita sudah rencanakan sekitar 130 kabupaten/ kota harus selesaikan PTK. Itu yang dari dana APBN yang kita siapkan," terang Kepala Barenbang Kemnaker RI, Dr Sugiarto Sumas saat memberikan sambutan dalam acara pengarahan pembuatan PTK di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (29/12).

Menurut doktor lulusan IPB ini, selain diupayakan pembangunan PTK berbasis APBN, Kemnaker juga akan terus mendorong pembangunan PTK oleh kabupaten dan kotayang swadaya dari dana APBD. Hal ini sangat penting segera dilakukan agar percepatan pembenahan sektor ketenagakerjaan di seluruh Indonesia ini bisa segera dituntaskan.

"Jadi kita juga akan terus mendorong daerah-daerah mana yang belum membuat PTK dan belum masuk perencanaan program APBN 2016, agar juga tetap membuat PTK. Kalau ini bisa berhasil, harapan kita jumlah kabupaten kota yang sudah menyusun PTK tahun 2016 bisa lebih dari 130 daerah, sehingga tahun 2017 semua kabupaten/kota sudah memiliki PTK masing-masing," terangnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement