Kamis 03 Dec 2015 21:31 WIB

Dua Pesawat Garuda Bersenggolan di Hanggar

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Andi Nur Aminah
Sejumlah petugas memeriksa kondisi pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia, di hanggar Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,Selasa (23/2).
Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah petugas memeriksa kondisi pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia, di hanggar Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aeroasia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,Selasa (23/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) tbk Arif Wibowo mengakui telah terjadi insiden senggolan kecil antar pesawat Garuda di bengkel pesawat atau hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (3/12). "Iya, itu kejadiannya bukan di airport, pesawat sedang di hanggar. Itu juga sedang diganti, sudah beres kok," katanya kepada Republika.co.id, Kamis (3/12) malam.

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar menjelaskan, kejadian senggolan tersebut terjadi pada dua pesawat Garuda dengan tipe Boeing 777 di tempat parkir Garuda selepas jam makan siang. "Senggolan kecil pada saat mau diparkir yang mengakibatkan ada robekan kecil," ujar Benny. 

Sebagai maskapai yang memiliki reputasi internasional terkait perbaikan dan perawatan maskapai, Benny mengatakan Garuda langsung memperbaiki kerusakan kecil itu hingga malam hari ini. Misalnya dengan pergantian sparepart.

Satu pesawat, ia katakan, diperkirakan sudah dapat kembali beroperasi esok hari. Sedangkan satu pesawat lainnya diprediksi baru bisa kembali terbang pada dua hari mendatang.

Meski tergolong insiden kecil, Benny menambahkan, pihaknya sedang melakukan investigasi terkait ada atau tidaknya unsur kelalaian dan kesengajaan yang berakibat pada senggolan pesawat tersebut.

"Karena kesenggol gitu, begitu ada kejadian harus cepat dilaporkan, dilihat, diperiksa oleh teknis GMF," katanya menegaskan.

 

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement