Jumat 27 Nov 2015 13:47 WIB

Ketua DPRD Jabar Sayangkan Sampurasun Dipelesetkan

Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari.
Foto: Ist
Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menilai wajar jika ada kelompok masyarakat Sunda kecewa dan tersinggung dengan pentolan FPI Habib Rizieq yang memplesetkan salam Sunda.

"Iya (wajar) karena buat masyarakat Jawa Barat nilai budaya itu luar biasa penghargaannya. Jadi kalau ada ketersinggung akan terjadi seperti itu," kata Ineu Purwadewi Sundari, usai menghadiri peluncuran acara 'Aktivasi Rekening Tabungan Simpanan Pelajar Bank BJB' di Halaman Gedung Sate Bandung, Jumat (27/1). (Baca: Ini Ceramah Lengkap Habib Rizieq Soal Sampurasun Jadi Campur Racun)

Politikus perempuan dari Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat tersebut menyayangkan plesetan tersebut. "Kalau itu dimaknai demikian, menyayangkan sekali karena makna 'Sampurasun' mengandung makna budaya yang tinggi," ujar Ineu.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher meminta semua pihak mengedepankan dialog terkait munculnya masalah akibat dipelesetkannya salam Sunda, Sampurasun menjadi 'campur racun' oleh petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

"Saya kira, mari kita hadirkan sebuah dialog yang bagus dari kedua belah pihak. Jadikan nuansa silih asah silih asuh saling memaafkan karena itu budaya Sunda yang kaya akan norma dan nilai-nilai luhur," katanya di Gedung Sate Bandung, Jumat (27/11). (Baca: Ini Ceramah Lengkap Habib Rizieq Soal Sampurasun Jadi Campur Racun)

Dia menegaskan, salam sampurasun memiliki nilai budaya yang tinggi dan tidak ada masalah secara tinjuan agama sekali pun. "Dengan kalimat sampurasan tidak ada masalah apa pun, secara agama tidak ada masalah, itu bagian budaya kita," kata politikus PKS tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement