Jumat 20 Nov 2015 20:58 WIB

Ini Rahasia Ketangguhan CEO GE Indonesia dari Atas Kursi Rodanya

Rep: C01/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
CEO GE Indonesia, Handry Satriago dan Dirut Mandiri Budi G Sadikin
Foto: akun twitter @handryGE
CEO GE Indonesia, Handry Satriago dan Dirut Mandiri Budi G Sadikin

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Penulis buku seri best seller #Sharing dan #Sharing 2, Handry Satriago, merupakan CEO GE Indonesia pertama yang berasal dari Indonesia. Di balik kesuksesannya, ada satu prinsip yang Handry pegang teguh sehingga membawanya pada kesuksesan.

"Kuncinya, daya tahan (mental)," ungkap Handry (46) dalam rngkaian peringatan ulang tahun Alternative Media Group ke-9 di The Capitol pada Jumat (20/11).

Handry bercerita, akibat kanker yang ia derita, Handry yang kala itu masih duduk di bangku sekolah harus menerima kenyataan bahwa ia mulai susah menggerakkan kakinya. Berbagai upaya medis sudah dilakukan agar Handry bisa kembali pulih dan bergerak bebas seperti biasa.

Akan tetapi semua upaya medis tersebut tak kunjung membuahkan hasil. Handry pun masih ingat saat terakhir kali ia bisa berdiri. Di hari itu, ibu Handry mengajaknya untuk menjadi imam dalam shalat berjamaah.

Handry sempat merasa enggan karena ia sudah tak dapat berdiri secara stabil, akan tetapi ibu Handry berhasil meyakinkannya untuk menjadi imam dalam shalat berjamaah. Tanpa diduga, pada saat rukuk pertama dilakukan, Handry jatuh kehilangan keseimbangan.

"That's the last time I could walk. Saat itu saya merasa masa depan saya dirampok," kenang Doktor di bidang Managemen Strategis ini.

Handry kala itu merasa seakan kehilangan arah, terlebih karena sebagian besar hal yang biasa ia lakukan merupakan kegiatan outdoor. Dengan kaki yang tak lagi bisa digerakkan, Handry remaja merasa marah atas keadaan tersebut. Selama berminggu-minggu, Handry tak mau bersekolah dan hanya mengunci diri di dalam kamar yang gelap.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement