Kamis 19 Nov 2015 22:22 WIB

Kota Poso Segera Miliki Mal

Danau Poso
Foto: Republika/Yasin Habibi
Danau Poso

REPUBLIKA.CO.ID, POSO -- Investor Poso City Mall (PCM) menargetkan pusat perbelanjaan, rekreasi dan hiburan tersebut bisa beroperasi pada Maret 2016. Kehadiran mal terebut sudah cukup lama ditunggu masyarakat Kabupaten Poso dan sekitarnya.

"Insya Allah bulan Maret sudah beroperasi. Pembangunan fisiknya terus kami genjot dan tenant yang akan menggunakan setiap ruang di PCM ini terus bertambah," kata Haeruddin Darwis, General Manager PT Welmy Pratama Indah, investor mal tersebut saat ditemui di lokasi pembangunan PCM di Poso, Kamis (19/11). 

Menurut Haeruddin, bila PCM nanti beroperasi, maka Kota Poso akan menjadi kota kabupaten pertama di seluruh Pulau Sulawesi yang memiliki mal dan hypermart.

"Istimewanya lagi, hypermart yang akan hadir di PCM ini adalah yang paling modern karena merupakan hypermart generasi ke-7 sehingga akan lebih modern dari hypermart yang ada di Kota Makassar, Manado dan Palu," ujarnya.

Menurut dia, PCM memiliki bangunan berlantai tiga dengan luas total 18 ribu meter persegi. Dimana 6.500 persegi di antaranya akan digunakan hypermart. Sejumlah tenant terkemuka lainnya yang sudah menyatakan berminat hadir di PCM antara lain CFC (California Fried Chicken), McDonald, Hammer, Onework, Optic Melawai dan Studio 21.

Dalam rencana induk pengembangan yang sudah ditetapkan direksi, Haeruddin mengatakan, PCM akan dibangun dalam tiga tahap. Pada tahap kedua nanti, akan menghadirkan Matahari Department Store. Pengembangan tahap II dan III akan disesuaikan dengan kondisi setelah pengembangan tahap I berjalan.

Dia mengatakan, pembangunan tahap pertama yang dimulai pada 27 Desember 2014, progres fisiknya kini telah mencapai sekitar 60 persen. Dengan total investasi mencapai sekitar Rp 45 miliar dari rencana investasi tahap pertama sebesar  Rp 70 miliar.

Kendala yang dihadapi dalam upaya percepatan pembangunan konstruksi adalah karena material bangunan di luar pasir dan kerikil yang seluruhnya harus didatangkan dari luar daerah. "Terutama semen, besi beton, rangka baja, keramik dan bahan-bahan bangunan untuk finishing," katanya. 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement