Senin 07 Sep 2015 22:25 WIB

Asosiasi Pelayaran Tunjuk Pimpinan Sementara

Rep: M. Akbar Wijaya/ Red: Dwi Murdaningsih
Warga menaiki kapal motor pong-pong di perairan kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (3/9).  (Antara/WIdodo S. Jusuf)
Warga menaiki kapal motor pong-pong di perairan kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kepri, Kamis (3/9). (Antara/WIdodo S. Jusuf)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional (Indonesian National Shipowners' Association/INSA) akhirnya menunjuk pelaksana tugas sementara (PLTS). Mereka bertugas mempersiapkan rapat umum anggota (RUA) lanjutan untuk memilih ketua umum definitif.

Jabatan PLTS dipimpin Hamka. Ia dipilih karena merupakan pimpinan sidang RUA XVI yang tidak kuorum. Hamka dibantu Capt. A.D.J. Korompis sebagai sekretaris yang juga Sekretaris Pimpinan Sidang RUA XVI. Keduanya dibantu oleh 26 anggota dan Dewan Penasehat.

"Penetapan PLTS ini sudah mempertimbangkan semua aspek hukum dan konstitusi INSA. Kebijakan ini juga didukung oleh para penasehat RUA INSA," ujar Hamka, Senin (7/9).

Hamka menyatakan, pihaknya akan menjalankan roda organisasi INSA sembari mempersiapkan RUA lanjutan. Hamka juga menegaskan, tidak ada dualisme di tubuh INSA.  “Kami sudah menyampaikan mengenai terbentuknya PLTS ini kepada anggota INSA di seluruh tanah air. Supaya semua anggota INSA tidak perlu kuatir, roda organisasi berjalan normal,” kata Hamka.

 

Penasehat PLTS INSA, Soenaryo mengapresiasi terbentuknya PLTS ini. Pihaknya berharap pelaksanaan RUA lanjutan dapat segera digelar agar INSA segera dipimpin ketua umum definitif. Dia meminta kepada seluruh anggota INSA untuk tenang. Calon Ketua Umum dan para pendukungnya diminta untuk tetap menjaga suasana kondusif dan mendukung PLTS yang telah terbentuk.

“Ingat kita ini organisasi pengusaha, jadi semua harus tenang untuk kejayaan INSA. Kami yakin PLTS akan independen dan menjalankan organisasi serta persiapan RUA Lanjutan sesuai dengan AD ART INSA,” katanya.

Sebelumnya INSA akan menggelar RUA Lanjutan setelah RUA INSA XVI pada 20–21 Agustus 2015 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta belum menghasilkan Ketua Umum terpilih. RUA tidak dapat diteruskan karena peserta tidak kuorum untuk melanjutkan pemilihan tahap dua setelah dalam tahap pertama tidak ada calon Ketua Umum yang meraih 50 persen +1 dari jumlah mandat yang ada.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement