Rabu 26 Aug 2015 21:27 WIB

Menko Perekonomian: Pilkada Serentak Berdampak Positif

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Bayu Hermawan
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution memberikan sambutan seusai melaksanakan serah terima jabatan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8).
Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution memberikan sambutan seusai melaksanakan serah terima jabatan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasutian menilai pelaksanaan Pilkada serentak bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kita belum pernah melaksanakan Pilkada serentak, tapi diperkirakan bisa memberikan dampak positif," ujarnya, Rabu (26/8).

Menurut Darmin, selama ini Pemilu berdampak sampai dengan 0,2 persen. Sementara untuk Pilkada serentak diperkirakan lebih besar dampaknya, dengan bisa mencapai 0,3 persen.

Darmin tetap menyakini pertumbuhan ekonomi bisa mencapai lima persen sampai akhir tahun. Dia menilai, pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada kuartal tiga dan empat. Namun, harus dilihat seperti apa perkembangannya.

Seperti diketahui, pada 9 Desember mendatang rakyat Indonesia akan mengikuti ajang Pilkada serentak yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.

Meski begitu pelaksanaan Pilkada serentak tidak terlalu berjalan mulus. Saat ini masalah calon tunggal yang bisa menunda pelaksanaan Pilkada masih membayangi dibeberapa daerah. Selain itu, pasangan calon yang gagal dalam proses verifikasi juga banyak yang telah mengajukan gugatan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement