REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasutian menilai pelaksanaan Pilkada serentak bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Kita belum pernah melaksanakan Pilkada serentak, tapi diperkirakan bisa memberikan dampak positif," ujarnya, Rabu (26/8).
Menurut Darmin, selama ini Pemilu berdampak sampai dengan 0,2 persen. Sementara untuk Pilkada serentak diperkirakan lebih besar dampaknya, dengan bisa mencapai 0,3 persen.
Darmin tetap menyakini pertumbuhan ekonomi bisa mencapai lima persen sampai akhir tahun. Dia menilai, pertumbuhan ekonomi akan meningkat pada kuartal tiga dan empat. Namun, harus dilihat seperti apa perkembangannya.
Seperti diketahui, pada 9 Desember mendatang rakyat Indonesia akan mengikuti ajang Pilkada serentak yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.
Meski begitu pelaksanaan Pilkada serentak tidak terlalu berjalan mulus. Saat ini masalah calon tunggal yang bisa menunda pelaksanaan Pilkada masih membayangi dibeberapa daerah. Selain itu, pasangan calon yang gagal dalam proses verifikasi juga banyak yang telah mengajukan gugatan.